Berikut klarifikasi Taufan Pawe:
Kami memohon maaf atas tindakan oknum petugas dan camat yang tidak memberikan rasa nyaman kepada para pedagang.
Penegakan dan edukasi perwali tersebut seharusnya dilakukan dengan cara yang humanis dan mengedepankan kemanusiaan.
Atas tindakan ini, izinkam kami memberikan evaluasi dan tindak tegas kpd petugas tsb.
Saat ini kita dalam kondisi yang tak menentu, disaat kesehatan kita turun, angka kasus positif covid 19 yang meningkat, kitapun harus tetap mempertahankan pertumbuhan ekonomi.
Situasi yang menarik, namun kami masih optimis, berupaya menemukan porsi yang pas terhadap situasi yang dapat seimbang.
Kesehatan dapat pulih dan ekonomi dapat bangkit.
Pemberlakuan jam malam ini bertujuan untuk mengurangi keramaian yang terjadi di malam hari menjelang malam tahun baru, hanya hingga malam tahun baru selesai.
After that, tdk ada yang menentukan hingga jam 8. Keputusan ini memang sangat berat, namun kami mohon maklum adanya krn untuk bersama.
Akhir kata, kami memohon maaf atas segala tindakan yang kurang berkenan.
Mari kita bekerja bersama dalam membawa kemaslahatan bagi Kota Parepare. (TribunWow.com)
Sebagian artikel ini telah diolah dari TribunParepare.com dengan judul Camat Perempuan Kota Parepare Sulsel Viral Gegara Marahi Pedagang 'Kepentingan Jauh Lebih Besar'