"Bisa dikatakan sakit hati, kadang-kadang muncul dari hati itu terdorong kok seperti orang yang saya kenal, walaupun orang itu beda. Saya sadar salah, telah meresahkan para pegowes terutama, tapi tidak ada niatan untuk menyiksa atau menyakiti siapapun," ujarnya.
(Penulis : Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma | Editor : Farid Assifa)/TribunJogja.com