Pengacara 60 tahun itu menyampaikan demikian lantaran ia berpengalaman dengan kasus serupa yang pernah menimpa Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari.
"Apakah ditemukan unsur melawan hukum, apakah Gisel lalai, tidak menyimpan secara proper, secara hati-hati itu video, itu kuncinya di situ," kata Hotman Paris dikutip dari Intens Investigasi, Selasa (8/12/2020).
"Karena dulu waktu kasus si A saya kan pengacara CT itu karena lalai," sambungnya.
Baca juga: Fakta Baru Kasus Video Syur Gisel, Direkam 2017 di Hotel di Medan Bersama Pria Inisial MYD
Baca juga: Kata Polisi soal Gisella Anastasia Jadi Tersangka atas Kasus Video Syur
Hotman Paris meyampaikan bahwa Gisel pernah memberikan HP kepada managernya.
Meski tidak menyebutkan secara gamblang, Hotman menyiratkan bahwa Gisel adalah pemilik video tersebut.
Sebab, Hotman bahkan berani menegaskan bahwa Gisel tidak lalai dalam menyimpan video tersebut.
"Sangat susah menemukan siapa yang pertama kali menyebarkan, itu paling susah," tutur Hotman Paris.
"Saya sudah bicara sama Gisel, bahwa menurut pengakuan Gisel handphone itu diksih ke manajernya, dan dia sudah hapus, entah kenapa bisa nongol."
"Jadi kalau di situ tidak ada unsur kelalaian," sambungnya.
Lebih lanjut Hotman meyampaikan bahwa Gisel tidak membantah saat diperikasa.
Seperti diketahui, Gisel sudah sempat dipanggil sebagai saksi oleh pikah berwajib.
"Setahu saya Gisel tidak membantah kok, dia tidak membantah di BAP," beber Hotman.
Menurut Hotman, yang menjadi masalah adalah Gisel tidak tahu HP mana yang ada video tersebut.
Sebab, ada sejumlah posel yang diberikan kepada manajer.
Oleh karena itu, Hotman dengan tegas menyampaikan agar Gisel harus terus membuktikan bahwa dirinya tidak lalai.