Terkini Nasional

Jokowi Angkat Bicara soal Penembakan Laskar FPI, Refly Harun: Tidak Keluar dari Presiden Sendiri

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden RI Joko Widodo, Sabtu (6/12/2020). Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penembakan simpatisan Front Pembela Islam (FPI).

Meski mendukung langkah tegas aparat penegaka hukum, Jokowi tetap mengingatkan dalam menjalankan tugasnya harus tetap melindungi hak asasi manusia (HAM) setiap warga negara.

"Dan aparat hukum tidak boleh mundur sedikit pun tapi aparat penegak hukum juga wajib mengikuti aturan hukum dalam menjalankan tugasnya," kata Jokowi.

"Melindungi hak asasi manusia (HAM) dan menggunakan kewenangan secara wajar dan terukur" imbuhnya.

Baca juga: Rizieq Shihab Pimpin Salat hingga Istirahat Makan saat Pemeriksaan, Polri: Haknya Tetap Diberikan

Lebih lanjut, presiden asal Solo Jawa Tengah itu mengizinkan adanya peran lembaga independen andai memang dibutuhkan.

"Dan jika ada perbedaan pendapat tentang proses penegakan hukum saya minta agar menggunakan mekanisme hukum, ikuti prosedur hukum, ikuti proses peradilan, hargai keputusan pengadilan," terang Jokowi.

"Jika memerlukan lembaga independen kita memiliki Komnas HAM, masyarakat bisa menyampaikan pengaduannya," tegasnya.

Dirinya kembali menegaskan bahwa di dalam sebuah negara hukum, tegaknya keadilan dan kepastian hukum harus tetap dijaga. (TribunWow.com/Brigitta/Elfan)