TRIBUNWOW.COM - Massa Front Pembela Islam (FPI) menggeruduk Polres Ciamis, Jawa Barat pada Minggu (13/12/2020) sore.
AksiĀ itu ditenggarai pasca ditetapkan sekaligus ditahannya Imam Besar Habib Rizieq Shihab di Polda Metro Jaya dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan.
Dilansir TribunWow.com dalam tayangan YouTube Official iNews, Senin (14/12/2020) ratusan massa FPI itu sempat memaksa masuk ke dalam kantor Polres Ciamis namun dihadang oleh petugas.
Baca juga: Banyak DM di Instagram Minta Hotman Paris jadi Kuasa Hukum Habib Rizieq, Hotman: Gimana Saran Fans?
Baca juga: Bantah Habib Rizieq Shihab Takut Ditangkap, Kuasa Hukum: Sudah Membawa Koper Isinya Pakaia
Massa FPI akhirnya menyuarakan di halaman depan Polres Ciamis di bawah guyuran hujan.
Mereka mengaku melakukan aksi tersebut sebagai bentuk tanggung jawabnya atas beberapa kerumunan yang terjadi terkait Habib Rizieq.
Bahkan dikatakan oleh salah seorang pewakilan FPI Ciamis, Wawan mengaku siap dihukum untuk menggantikan Habib Rizieq yang ditahan.
"Kami datang ke Polres Ciamis dalam rangka untuk menyerahkan diri sebagai tanggung jawab kami kepada Imam Besar Habib Rizieq," ujar Wawan.
Wawan menyebut terjadi kerumunan itu bukan sepenuhnya kesalahan Habib Rizieq.
Pasalnya tidak ada seruan ataupun undangan dari Habib Rizieq untuk datang, baik pada saat tiba di bandara hingga acara pernikahan putrinya di Petamburan.
"Karena pada saat Habib Rizieq datang ke Indonesia, kami datang ke bandara, kami hadir di Petamburan, pernikahan putri beliau, sehingga dengan datangnya kami ke tempat itu rasa bersalah kami.
"Kami tidak diundang dengan Imam Besar, tapi kecintaan kami datang ke sana," imbuhnya.
Baca juga: Empat Titik Rekonstruksi Penembakan 6 Laskar FPI, Kejadian di Lokasi Pertama Sudah Ada Peringatan
Oleh karenanya sebagai bentuk tanggung jawab kepada Imam Besarnya, dirinya mengaku bersama FPI Ciamis siap untuk menggantikan Habib Rizieq yang ditahan.
"Karena Imam Besar sekarang ditahan, kami siap untuk menggantikan Imam Besar," tegasnya.
Kapolres Ciamis AKBP Doni Eka Putra membenarkan soal adanya aksi massa FPI tersebut.
Menurutnya, aksi massa tersebut tidak ada kaitannya dengan pihak Polres Cimahi karena penanganan kasus Habib Rizieq terkait kerumunan ditangani oleh Polda Metro Jaya.