TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan proses distribusi vaksin buata Sinovac yang telah tiba di Indonesia.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Metro TV, Rabu (9/12/2020).
Diketahui sebelumnya pemerintah telah mendatangkan 1,2 juta dosis Vaksin Sinovac dari Tiongkok sebagai solusi mencegah penyebaran Virus Corona.
Baca juga: Epidemiolog Pertanyakan Efektivitas Vaksin Sinovac, Satgas Covid-19: Kita Perkirakan Itu Baik
Pemerintah juga telah memesan 1,8 juta dosis dari tempat yang sama untuk didatangkan pada Januari 2021.
"Pendistribusiannya kita sudah mempersiapkan," jelas Wiku Adisasmito.
Wiku menjelaskan pihaknya akan membuat plot distribusi bagi kelompok yang paling rentan terlebih dulu.
Untuk masyarakat di luar kelompok tersebut, Wiku memaparkan masih perlu perencanaan distribusi.
"Rencananya sesuai dengan prioritas kelompok yang perlu dilindungi pertama karena risiko besar terpapar, itu akan kita upayakan yang pertama," katanya.
"Nanti distribusinya akan mengikuti proses yang betul-betul baik, terencana, dan sekarang sedang dalam proses finalisasi perencanaan," lanjut Wiku.
Wiku membenarkan saat ini vaksin buatan Sinovac masih dalam tahap uji klinis.
Baca juga: Ragukan Vaksin Sinovac Efektif, Epidemiolog Singgung Tak Ada Data: Problemnya Kita Telanjur Beli
Selain itu Vaksin Sinovac akan diperiksa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk keamanannya dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk dipastikan kehalalannya.
"Memang pada prinsipnya kita sudah menunggu hasil uji klinisnya," terang Wiku.
Selain vaksin siap pakai, dikabarkan pemerintah juga telah memesan bahan baku mentah pembuatan vaksin dari Sinovac.
Wiku menyebutkan pihak Satgas Covid-19 belum dapat memastikan kabar tersebut.
Ia memastikan pemerintah akan segera mengumumkan jika rencana itu sudah pasti.