Terkini Daerah

Suami Bunuh Istri di Bandung, Kesal Istrinya Curhat Ingin Cerai karena Mantan Pacar Ajak Balikan

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelaku pembunuhan pada seorang wanita 57 tahun ditemukan tewas dilakban di dalam rumahnya di kampung Legok Keurteuw, Desa Sukanagara, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung pada Senin (7/12/2020) pukul 05.30 WIB.

TRIBUNWOW.COM - Pelaku pembunuh wanita paruh baya yang ditemukan tak bernyawa di rumahnya di Soreang, Kabupaten Bandung, ternyata suaminya.

Pembunuh E (51) adalah suaminya sendiri N alias Ues (51).

N melakukan aksinya Senin (7/12/2020).

Ilustrasi Pembunuhan (TribunWow.com/Rusintha Mahayu)

Hanya dalam waktu sehari polisi berhasil meringkus tersangka.

Menurut Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, awalnya pihaknya menerima laporan dari warga terdapat penemuan mayat.

Baca juga: Detik-detik Ibu Bunuh 3 Anak Kandungnya, Tidur di Samping Mayat Korban setelah Lakukan Aksinya

"Di lokasi ternyata kondisi mayat ini cukup memprihatinkan. Ada tanda-tanda kekerasan dibuktikan dengan adanya lakban pada tangan, kaki, mulut, dan mata," ujar Hendra di Mapolresta Bandung, Kamis (10/12/2020).

Hendra menambahkan, pihaknya melakukan olah TKP dan melihat kemungkinan orang terdekat terlibat, sehingga malam itu juga melakukan olah TKP dan memeriksa saksi.

"Hasil oleh TKP kami menemukan ada barang spesifik pelaku yang tertinggal di sana. Kami lakukan pendalaman malam itu juga, dan akhirnya bahwa yang bersangkutan lah pelakunya," kata Hendra.

Hendra mengatakan, adapun pelaku adalah suami dari korban sendiri, lebih tepatnya suami yang keempat.

"Motifnya karena si korban ini sempat curhat ke suaminya, bahwa ada mantan pacarnya yang ingin kembali. Kemudian si korban sempat bicara ke pelaku untuk mengurus perceraiannya," ucap dia.

Baca juga: Terungkap Pelaku Pembunuhan Mayat Dilakban adalah Suami ke-4 Korban, Cemburu Istri Dikira Selingkuh

Hendra mengatakan, saat bersangkutan tidur di rumahnya, langsung seketika menghabisi korban dengan menggunakan selimut.

"Setelah meninggal, korban dilakban, barang pribadi milik korban, yaitu emas dibawa oleh yang bersangkutan. Dan ditemukan di lokasi tempat pelaku bekerja, ini bukti yang sangat kuat bahwa pelakunya adalah yang bersangkutan," ujarnya.

Hendra mengatakan, N merupakan suami keempat dari korban.

Berdasarkan keterangan saksi, korban telah menikah beberapa kali.

"Pelaku ini bekerja di daerah Ciluncat, pekerja pembuat tahu. Hanya seminggu sekali pelaku datang ke rumah korban," katanya.

Halaman
12