Cerita Selebriti

Batal Bulan Madu, Nikita Willy Diterpa Berita Duka Kematian Nenek, Percepat Kepulangan: Mohon Doanya

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Nikita Willy membatalkan bulan madu dan bergegas pulang menghadiri pemakaman neneknya, diunggah Senin (30/11/2020).

TRIBUNWOW.COM - Kabar duka datang dari keluarga artis ternama Nikita Willy yang baru saja kehilangan orang terkasih.

Sosok tersebut adalah nenek Nikita Willy yang dikenal dekat dengannya.

Nikita dan sang suami, Indra Priawan, pun rela menyudahi bulan madunya dan bergegas kembali ke Jakarta.

Nikita Willy dan Winona Willy posting kabar duka soal nenek meninggal dunia hingga pemakamannya (kolase Instagram story @nikitawilly_94/winonawilly)

Baca juga: Dinikahi Penerus Blue Bird, Nikita Willy Diajak Bulan Madu Indra Priawan ke Antartika: Now or Never

Baca juga: Nikita Willy Berduka Menangis di Kuburan, Indra Priawan Langsung Batalkan Bulan Madu: Mohon Doanya

Hal ini tampak dalam tayangan di kanal YouTube Nikita Willy Official, Senin (30/11/2020).

Diketahui, Nikita dan Indra yang belum lama menikah, melaksanakan libur bulan madu mereka di Sumbawa, NTT dan Gili, Lombok.

Rencananya, mereka akan menghabiskan sementara waktu untuk menikmati keindahan pulau tersebut.

Namun, rencana mereka tak dapat dilaksanakan sepenuhnya lantaran adanya kabar mengejutkan dari Jakarta.

Kabar tersebut adalah berita meninggalnya sang nenek yang sangat disayangi Nikita pada Selasa (24/11/2020).

Oleh sebab itu, Nikita dan Indra membatalkan kelanjutan rencana bulan madu mereka dan bergegas kembali.

"Seharusnya tiket kita buat ke Jakarta itu jam 02.50, tapi tadi pagi ada berita duka kalau omaku meninggal, jadi kita langsung pesan tiket ke jam 10.30," kata Nikita.

"Dan sekarang kita udah di Jakarta."

"Udah ganti baju, sekarang kita on the way ke rumah Oma."

Nikita dan suami berada di dalam mobil yang tengah melaju.

Keduanya menggunakan masker dan tampak lelah dengan mata yang sayu.

Ternyata, keduanya tergesa-gesa agar dalam mengikuti pemakaman sang nenek.

Halaman
123