TRIBUNWOW.COM - Pesinetron Nikita Willy membagikan kabar duka yang menimpa keluarganya.
Hingga akhirnya, Nikita Willy dan Indra Priawan pun harus membatalkan sejumlah rencana bulan madunya di Sumbawa, NTB.
Tanpa pikir panjang lagi, Indra Priawan pun langsung mencari tiket pulang tercepat ke Jakarta.
Baca juga: Didepan Ibu Nikita Willy, Mertua Singgung Sifat sang Artis: Anak Boros, Mamah Boros, Saya Dapat Apa?
Baca juga: Jadi Pedangdut Bayaran Mahal, Ayu Ting Ting Beberkan Sosok yang Kelola Uangnya: Kalau Aku Gak Jelas
Rupanya, kabar duka itu adalah oma atau nenek Nikita Willy meninggal dunia.
"Di hari kedua di Gili, tiba-tiba aku ditelpon sama ayah kalau oma udah gak ada. Jadi aku sama Indra langsung cari tiket," ucap istri Indra Priawan, dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Youtube Nikita Willy Official, Senin (30/11/2020).
"Akhirnya dapet penerbangan yang jam 10.30. Saat itu di Gili udah jam setengah 8," tambahnya.
Karena jarak waktunya yang mepet, Indra Priawan bahkan ikut mendesak pihak hotel untuk sediakan delman, kapal dan mobil untuk mereka agar bisa cepat sampai di bandara.
Seperti diketahui, saat itu Nikta Willy dan Indra Priawan tengah berlibur di sebuah pulau di Sumbawa, yang letaknya cukup jauh dari bandara.
Saking syoknya, Nikita Willy bahkan mengaku belum sempat mandi demi bisa cepat sampai di Jakarta.
"Kita gak mandi, cuma gosok gigi,. Terus minta resepsionis untuk minta delman sekarang juga, minta biat dari hotel, dan minta mobil apapun untuk bisa cepat ke airport," ungkap Nikita Willy.
Setiba di rumah duka di Jakarta, Nikita Willy terlihat sangat sedih.
Kemudian, Nikita Willy dan Indra Priawan pun menyaksikan pemakaman sang oma.
Tampak dalam video, seorang pria sedang turun ke liang lahat sambil kumandangkan azan.
Baca juga: Saat Bulan Madu ke Bali, Sule Justru Merasa Sendiri, sementara Nathalie Holscher Justru Sibuk
Di kuburan, Nikita Willy terlihat mengenakan gamis dan kerudung hitam menyenderkan kepalanya ke arah tiang sambil memegang bunga.
Istri Indra Priawan ini terlihat menangis tersedu-sedu melihat jenazah neneknya.