Terkini Nasional

Swab Test Masih Jadi Pertanyaan, Habib Rizieq Dikabarkan Tinggalkan Rumah Sakit Lewat Pintu Belakang

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat menyapa pendukung dan simpatisan saat tiba di sekitar markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat (10/11/2020) Saat tiba, Rizieq menyampaikan orasi di hadapan massa pendukungnya untuk melakukan revolusi akhlak. Tribunnews/Jeprima

"Tidak benar (kabur dari RS). Beliau pulang karena sudah sehat," kata Azis.

Kemudian perihal hasil tes swab, Azis menjelaskan bahwa hasil itu sepenuhnya menjadi privasi Rizieq.

"Hasil swab itu privasi beliau. Sekarang alhamdulillah sehat," pungkasnya.

Bima Arya Geram setelah Terima Surat Rizieq

Rizieq Shihab dikabarkan telah mengirim sepucuk surat pada Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Surat itu disebut berkaitan dengan hasil swab test Rizieq yang telah dijalani.

Dikutip Tribun Wow dari Tribunnews Bogor pada Minggu (29/11/2020), Bima Arya mengatakan bahwa surat itu berisi permintaan Rizieq agar informasi hasil swab tidak dibuka kepada siapapun.

"Yang menyatakan tidak mengizinkan siapapun untuk membuka informasi tentang hasil swab."

"Jadi yang kami terima bukan hasil lab tapi surat dari Habib Rizieq bahwa Habib Rizieq tidak mengizinkan hasil swabnya dibuka," kata Bima Arya saat mendatangi RS Ummi pada Jumat (29/11/2020) malam.

Bima Arya membenarkan bahwa hasil medis merupakan hak pasien untuk menjaga privasinya.

Walau demikian, Bima Arya tetap mengingatkan soal koordinasi demi memutus penyebaran Covid-19.

"Hasil medis sepenuhnya privasi pasien, kami sangat paham etika kedokterannya begitu."

"Tetap dalam rangka mengatasi Covid ini yang diperlukan adalah koordinasi, apapun hasilnya itu menjadi landasan koordinasi."

"Untuk diumumkan atau tidak itu kewenangan pasien begitu yah, tetapi yang kami minta agar berkoordinasi saja," jelas Bima Arya.

Selain itu, Bima Arya juga merasa janggal dengan kedatangan tim swab Rizieq tanpa diketahui pihak rumah sakit.

Halaman
1234