Kini, pihak rumah sakit akan dilaporkan dengan aduan menghambat dan menghalangi upaya pencegahan penyakit menular, khususnya Covid-19.
"Tadi malam (Jumat malam) kami resmi melaporkan RS Ummi ke Mapolresta Bogor. Yang kami laporkan adalah Dirut RS Ummi bersama rekan-rekannya," kata Agus, dalam konferensi persnya, di Balai Kota Bogor, Sabtu malam.
Baca juga: Habib Rizieq Tolak Lakukan Tes Swab Kembali saat Diminta Pemkot Bogor, Bima Arya Tanya Kejelasan
"Aduannya menghambat dan mengahalangi upaya dalam menanggulangi penyakit menular. Kenapa itu aduannya, karena informasi yang disampaikan RS tidak utuh dan menyeluruh," imbuhnya.
Selain itu, Agus juga mengatakan pihaknya belum menerima hasil swab test yang dijalani Rizieq pada Jumat.
Sedangkan pihak rumah sakit telah berjanji akan melaporkan hasil swab test pada Satgas Covid-19.
"Kemarin malam pihak RS Ummi menjanjikan hasilnya akan keluar dan segera dilaporkan."
"Tapi kami tunggu sampai jam 12 malam lewat tidak ada kabar. Sebenarnya, bolanya ini ada di rumah sakit, sejauh mana mereka menyampaikan kejelasan soal ini," jelas dia.
Penjelasan FPI
Menanggapi kabar tersebut, Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI Azis Yanuar membantah Habib Rizieq telah kabur dari RS.
Dikutip dari TribunnewsBogor.com, Minggu (29/11/2020), Habib Rizieq disebut keluar dari RS Ummi melalui pintu belakang rumah sakit.
Kabar tersebut telah dibenarkan oleh Kapolres Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser.
Ia menyebut Rizieq kabur melalui pintu belakang rumah sakit pada pukul 20.50 WIB.
Namun, Hendri mengatakan bahwa pihak rumah sakit masih tertutup soal masalah ini.
"Kita masih konfirmasi, pihak rumah masih tertutup soal keberadaan MRS (Muhammad Rizieq Shihab)," ujar Hendri.
Di sisi lain, Azis menjelaskan bahwa Rizieq telah pulang dari rumah sakit karena kondisinya sudah sehat.