Habib Rizieq Shihab

Soal Habib Rizieq, Politisi PKS Anggap Rakyat Tak Boleh Caci Pemerintah: Berkata Baik atau Diam

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politikus PKS Maman Imanulhaq menanggapi kritik terhadap pemerintah agar menindak kerumunan massa pendukung Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, dalam acara Mata Najwa, Rabu (18/11/2020).

"Tidak boleh hanya menyalahkan tapi tidak melihat prestasinya," katanya.

"Tidak boleh juga menebar kebencian," tambah politikus PKS ini.

Maman bahkan mengutip hadis untuk menegaskan ucapannya.

"Kalau kita mengacu kepada hadis nabi, 'barangsiapa beriman kepada Allah, berkatalah baik atau lebih baik diam'," tandas Maman Imanulhaq.

Lihat videonya mulai menit 3.00:

Dokter Tirta Minta Pihak Istana dan Pemprov DKI Jakarta Tangani Massa Habib Rizieq

Relawan Covid-19 sekaligus influencer Dokter Tirta Mandira Hudhi menanggapi kerumunan yang ditimbulkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC) di TvOne, Selasa (17/11/2020).

Diketahui sejak pulangnya Rizieq ke Tanah Air, sejumlah acara yang mengundang kerumunan massa mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Baca juga: Ketua Panitia Pernikahan Putri Rizieq Shihab Dipanggil Polisi, FPI: Hanya Klarifikasi seperti Anies

Pasalnya acara-acara tersebut dinilai tidak bersimpati terhadap situasi pandemi Covid-19, terutama di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Sebagai relawan yang turun langsung ke masyarakat memberikan edukasi terkait Covid-19, dr Tirta turut memberikan tanggapan.

"Apesnya kejadian yang viral adalah yang HRS (Habib Rizieq Shihab), karena Pak Habib pulang, dijemput di bandara, (massa) penuh," komentar dr Tirta.

Ia menilai ada kesalahan pengambilan kebijakan dalam rangka mengantisipasi massa.

Dokter sekaligus Relawan Covid-19, dr Tirta Mandira Hudhi buka suara terkait fenomena kerumunan yang terjadi belakangan ini, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (17/11/2020). (Youtube/Indonesia Lawyers Club)

Diketahui massa pendukung dan simpatisan FPI datang berbondong-bondong ke Bandara Soekarno-Hatta di tengah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang masih diterapkan di DKI Jakarta.

Halaman
123