TRIBUNWOW.COM - Nama Anggota DPRD Kabupaten Pangkep, H Abd Rasyid disebut terlibat dalam sebuah video mesum yang kini viral di media sosial.
Pada video mesum berdurasi 12 detik itu, nampak sosok yang menyerupai HR tak menggunakan busana lalu melakukan hubungan suami istri dengan perempuan yang tidak diketahui identitasnya.
Menanggapi hal tersebut, Rasyid menyebut video itu bisa jadi direkayasa menggunakan komputer.
Baca juga: Siswi SMP Hilang Sehari, Ternyata Dibawa Teman Kenalan di Facebook dan Diajak Hubungan Badan di Kos
Dikutip dari TribunPangkep.com, Senin (2/11/2020), selain menjadi Anggota DPRD, Rasyid juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Pangkep.
Ia menilai momen viralnya video yang bertepatan dengan momen Pilkada memang disengaja untuk menjatuhkan pamor partainya.
"Ini merupakan jebakan politik untuk menjatuhkan calon yang diusung oleh Partai kami," ujarnya saat ditemui tribun-timur.com, Senin (2/10/2020).
"Karena saya yakin kalau ini bukan momen Pilkada, tidak mungkin video seperti itu beredar," sambung Rasyid.
Rasyid mengatakan, hal-hal semacam itu sudah kerap terjadi pada momen-momen politik seperti Pilkada.
"Hal seperti ini sudah bukan sesuatu yang baru, isu-isu seperti ini sudah pernah terjadi pada masa Pilkada sebelumnya, tapi kan terbukti itu tidak berpengaruh terhadap elektabilitas calon," jelasnya.
Sedangkan terkait isi video itu, Rasyid curiga hal tersebut dikirim oleh lawan politiknya.
"Sekarang semua bisa direkayasa melalui komputer, apalagi cuma video seperti yang beredar itu," terangnya.
Rasyid mengatakan pihaknya kini tengah memburu siapa yang pertama kali menyebarkan video itu.
"Kami sementara masih melakukan pelacakan kepada pelaku, karena akun yang digunakan untuk mengupload itu akun palsu, jadi kami kesulitan mengetahui identitas penyebar. Karena jangan sampai kita laporkan tapi tidak jelas siapa pelakunya," tuturnya.
Diketahui, video mesum yang diduga melibatkan kader PDIP itu pertama kali viral di Facebook.
Baca juga: Dituntut 3 Tahun Bui, Jerinx Ungkap Kemarahan: Lucu, Siapa Sebenarnya yang Ingin Penjarakan Saya?
Belum Ada Laporan