Pilpres Amerika Serikat 2020

Pilpres Amerika - Alasan Donald Trump dan Joe Biden Fokus Kampanye di Negara-negaran Bagian Penting

Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Joe Biden saat tampil dalam debat pertama Pilpres AS di Case Western Reserve University, Cleveland, AS, Selsa (29/9/2020) malam.

TRIBUNWOW.COM - Kedua kandidat presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Joe Biden memusatkan kampanye mereka di negara bagian-negara bagian penting di bagian Barat-tengah Amerika.

Hal itu dilakukan beberapa hari saja menjelang pemilih memberikan suara terakhir mereka dalam pemilihan presiden AS.

Presiden Donald Trump hari Jumat (30/10/2020) berkampanye di negara bagian Michigan, Minnesota dan Wisconsin, sedangkan penantangnya, mantan wakil presiden Joe Biden berkampanye di negara bagian Minnesota, Wisconsin dan Iowa.

Negara bagian Michigan memiliki 16 suara elektoral, Minnesota dan Wisconsin masing-masing 10, dan Iowa 6.

Baca juga: Kepala Staf Gabungan AS Tegaskan Militer Tak akan Ikut Campur jika Terjadi Perselisihan di Pilpres

Biden mengatakan kepada para pendukungnya pada rapat umum drive-in (dengan pendukung tetap berada dalam mobil masing-masing) di area pekan raya negara bagian Iowa (Iowa State Fairgrounds) pada hari Jumat bahwa negara bagian itu telah mencapai rekor harian kasus Virus Corona dan rawat inap minggu ini dan berpendapat bahwa Trump “telah menyerah” dalam perang melawan virus.

Dia mengatakan, “tidak seperti Donald Trump, kami tidak akan menyerah pada virus.”

Trump mengatakan kepada pendukungnya dalam kampanye luar ruangan di Waterford Township, Michigan, bahwa Biden telah meramalkan musim dingin yang gelap di depan kita karena pandemi Virus Corona.

“Yang dibutuhkan negara kita adalah musim dingin yang gelap dan panjang dan seorang pemimpin yang membicarakannya,” kata Trump.

Presiden Trump mengatakan vaksin yang aman akan dikirimkan ke warga Amerika dalam hitungan minggu, dan menambahkan bahwa vaksin itu akan gratis karena “ini bukan salah kalian. Ini bukan salah siapa-siapa. Ini salah China.”

Trump dan Biden hari Kamis memusatkan kampanye mereka di Florida, yang dimenangkan Trump pada tahun 2016.

“Jika Florida menjadi biru, selesai sudah. Berakhir sudah,” kata Biden dalam rapat umum di luar Broward College, merujuk pada warna partai Demokrat. Acara ini berlangsung dengan hadirin berada di mobil masing-masing (drive-in).

Biden mengkritik Presiden Trump karena mengadakan rapat umum di tengah-tengah pandemi di mana sebagian besar hadirin tidak mengenakan masker, seraya menyebut acara itu “kegiatan penular super.”

Presiden “menyebarkan lebih dari sekadar Virus Corona. Ia menyebarkan perpecahan dan perselisihan,” kata Biden dalam kampanye drive-in ke-dua hari Kamis di Tampa, yang dipersingkat karena hujan.

Sementara itu Trump, yang berpidato di hadapan massa dalam jumlah besar di halaman parkir stadion di Tampa, kembali memprediksi partisipasi besar-besaran pendukung partai Republik, yang disebut sebagai gelombang merah besar, pada hari pemilihan 3 November.

“Kita akan menangkan pemilu ini dengan sangat besar. Lihat saja,” kata Trump dalam prediksinya.

Halaman
12