Terkini Internasional

Pasien Diperkosa Pegawai RS saat Jalani Perawatan di ICU, Korban Dalam Kondisi Setengah Sadar

Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Iliustrasi Ruang ICU - Para pekerja menyiapkan peralatan di Ruang ICU di Tower 7 Wisma Atlet yang menjadi Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2020).

TRIBUNWOW.COM - Seorang pasien wanita diduga diperkosa oleh petugas rumah sakit saat menjalani pengobatan tuberkulosis ( TB) di India.

Korban yang berusia 21 tahun itu telah dirawat beberapa hari di Rumah Sakit Fortis di Kota Gurugram, India, sebagaimana dilansir dari Daily Mail, Jumat (30/10/2020).

Dia diduga diserang secara seksual ketika dalam kondisi “setengah sadar” dan menggunakan ventilator.

Baca juga: Bocah 12 Tahun Diperkosa 10 Pria, Diawali oleh Pacar lalu Buat Giliran di Kamar hingga ke Bengkel

Baca juga: Intip Mandi, Ayah di Aceh Rudapaksa Anak Kandungnya, Pelaku Gunakan Jilbab untuk Ikat Tangan Korban

Pada Selasa (27/10/2020), pasien dilaporkan telah cukup sadar dan memberi tahu ayahnya apa yang terjadi melalui catatan tulisan tangan.

Polisi mengatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi tersangka tetapi sejauh ini belum bisa menangkapnya, sebagaimana dilaporkan oleh Hindustan Times.

Kini, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, di mana polisi mengatakan pihak keluarga menduga insiden itu terjadi antara saat dia dirawat pada 21 Oktober hingga 26 Oktober.

Ayah wanita itu mempertanyakan pihak rumah sakit bagaimana bisa seorang anggota pegawai pria dibiarkan sendirian mengurus putrinya.

“Putri saya diperkosa saat berada di rumah sakit. Ini adalah pelanggaran keamanan dan keselamatan pasien,'' kata ayah korban kepada wartawan.

Baca juga: Disekap dan Dirudapaksa Ayah Kandung, Gadis 16 Tahun Berhasil Kabur Lalu Ngadu ke Teman dan Kakaknya

Menurut polisi, korban awalnya dibawa ke rumah sakit setelah dia mengeluh sesak napas.

Ketika pemerkosaan terjadi, korban sedang menjalani perawatan untuk TB di ruang isolasi sendirian di ICU.

Asisten Komisaris Polisi Usha Kindu mengatakan bahwa ayah korban menengok anaknya tersebut pada Selasa.

Saat itulah, korban menyampaikan hal yang menimpanya melalui catatan yang ditulisnya.

Kindu mengatakan bahwa korban mengucapkan nama Vikas kepada ayahnya, sehingga polisi dapat mengidentifikasi tersangka.

“Rumah sakit melakukan penyelidikan internal dan kami diberi tahu oleh anggota keluarga (tentang dugaan kejahatan). Kami telah mengidentifikasi tersangka tetapi belum menangkapnya,'' kata Kindu.

Polisi juga telah menerima rekaman CCTV dan menanyai beberapa staf rumah sakit dalam penyelidikan mereka.

Halaman
12