Terkini Daerah

Intip Mandi, Ayah di Aceh Rudapaksa Anak Kandungnya, Pelaku Gunakan Jilbab untuk Ikat Tangan Korban

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang ayah di Aceh berinisial CA (62) tega merudapaksa anak kandungnya yang kini berusia 16 tahun. Pelaku ditangkap pada Sabtu (24/10/2020).

TRIBUNWOW.COM - Seorang ayah di Aceh berinisial CA (62) tega merudapaksa anak kandungnya yang kini berusia 16 tahun.

CA bahkan merudapaksa anaknya sejak lima tahun terakhir.

Sehingga, anaknya itu menjadi korban rudapaksa sejak umur 11 tahun.

Ilustrasi rudapaksa.   Seorang ayah di Aceh berinisial CA (62) tega merudapaksa anak kandungnya yang kini berusia 16 tahun. (Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan)

 

Baca juga: Ayah Rudapaksa Anak Kandungnya yang akan Menikah, Kasus Terungkap saat Tetangga Dengar Suara Aneh

Dikutip TribunWow.com dari Serambinews pada Sabtu (31/10/2020), kasus bermula ketika suatu hari pelaku masuk ke kamar korban pada tahun 2015.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kasat Reskrim AKP M Ryan Citra Yudha SIK menyebut, kamar tidur pelaku bersebelahan dengan kamar mandi.

Sehingga, pelaku selalu tahu bahwa anaknya baru selesai mandi.

Sebelum merudapaksa anaknya, pelaku sempat mengintip korban melalui lubang yang sudah dibuatnya.

Sedangkan, sang istrinya sedang tidak berada di rumah.

"Sebelum menjalankan aksinya, pelaku CA mengintip korban yang merupakan anak kandungnya itu saat berganti pakaian melalui lubang yang sudah dibuat oleh tersangka dari kamarnya," ujar AKP Ryan didampingi Kanit PPA, Ipda Puti pada Kamis (29/10/2020).

Setelah mengintip anaknya sendiri, CA lantas masuk ke kamar korban.

Ia juga telah menyiapkan sebilah pisau untuk mengancam korban.

Setiap kali akan mengancam korban, pelaku selalu menggunakan senjata tajam tersebut.

Tak hanya itu, CA juga menggunakan jilbab milik korban untuk mengikat tangan korban.

Ryan menuturkan, dalam kurun waktu lima tahun pelaku sudah merudapaksa korban sebanyak empat kali.

Pertama kali dilakukan pada 2015.

Halaman
123