Fadli Zon: Jangan Rakyat Indonesia Menjadi Kelinci Percobaan
Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon memberikan tanggapan dengan kabar bahwa pemerintah akan mempercepat proses vaksinasi Covid-19.
Dilansir TribunWow.com, Fadli Zon meminta kepada pemerintah tidak terburu-buru dalam melakukan vaksinasi Covdi-19.
Dirinya tidak ingin pemerintah hanya sebatas melakukan uji coba karena memang uji klinis dari vaksin tersebut belum selesai.
Baca juga: IDI Beri 5 Rekomendasi untuk Vaksinasi Covid-19: Program Penting, Tak Dapat Dilakukan Tergesa-gesa
Baca juga: Penjelasan LBM Eijkman soal Belum Selesainya Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari China: Harus Dicermati
"Ini harus dibedakan, ini mau menyuntikan vaksin atau masih mau uji coba, ini kan beda," ujar Fadli Zon, dala, acara Dua Sisi 'tvOne', Kamis (22/10/2020).
"Ini sebenarnya kan uji coba klinis tahap tiga, bukan vaksin final ini kan karena belum ada approval dari WHO, bahkan di dalam negeri IDI saja menolak," jelasnya.
"Artinya jangan rakyat Indonesia menjadi kelinci percobaan," tegas politisi Gerindra itu.
Fadli Zon menyadari bahwa vaksin ini merupakan sebuah bisnis yang sangat besar karena semua negara membutuhkannya.
Terlebih sejauh ini belum ada persetujuan dari induk kesehatan dunia (WHO).
Dirinya lantas menyinggung komitmen awal dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pengembangan vaksin sendiri di dalam negeri, yakni vaksin Merah Putih.
Ia mengaku lebih setuju dengan langkah pemerintah tersebut yakni menunggu vaksin Merah Putih, ketimbang menggunakan vaksin-vaksin dari luar, terlebih dilakukan terburu.
"Karena ini bisnis besar, jangan sampai kita ini hanya dijadikan pasar vaksin," katanya.
"Kan dulu Pak Jokowi sebetulnya komitmennya ada vaksin merah putih, kok ini jadi vaksin palu arit," imbuhnya.
"Kalau vaksin merah putih yang ditunggu itu kan tahun depan."
Simak videonya mulai menit ke- 6.06:
(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)