Ia tega menusukkan pisau itu ke bagian leher dan perut sebelah kiri korban.
Akibatnya, korban kehabisan nafas hingga akhirnya meninggal dunia.
Setelah yakin korban meninggal, pelaku langsung melarikan diri.
"Karena sudah dipastikan korban sudah meninggal akhirnya si pelakunya melarikan diri," lanjut Alfian.
Sementara itu, korban langsung dievakuasi di RS Polres Kramat Jati untuk diautopsi.
"Sementara, pelaku sudah kita tangkap dan jalani pemeriksaaan di Polres Metro Bekasi," kata dia.
Baca juga: Terungkap Alasan Yulia Dihabisi di Kandang Ayam, Pelaku Pembunuhan Tak Mau Ditagih Rp 145 Juta
Warga Curigai Kos-kosan
Ketua RW 001 RT 004, Marga Mulya Monang Pardede menerangkan, selama ini warga sudah curiga bahwa Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan memang dijadikan tempat prostitusi.
"Itu kan kos-kosan ya, itu memang kita curigai (indekos milik Haji Jamal) prostitusi terselebung," ujar Monang kepada wartawan, Senin (26/10/2020)
Banyak warga mengeluh terkait keberadaan kos-kosan tersebut.
Pasalnya, setiap malam banyak wanita berpakaian minim diduga PSK.
Banyak pula laki-laki bermobil datang ke indekos tersebut datang silih berganti.
"Banyak juga cowok-cowok bermobil yang datang ke indekos lalu pergi lagi. Itu yang saya dapatkan dari warga," ujar Monang.
Monang menjelaskan, sebenarnya pihaknya sudah menanyakkan hal itu ke pemilik kos-kosan.
Namun pemiliknya selalu membantah kalau ada kegiatan prostitusi.