Terkini Daerah

Kronologi Penangkapan Gus Nur, sang Anak Ungkap Pintu Diketuk Tengah Malam: Ada 30 Orang Masuk

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sugi Nur Raharja atau Gus Nur bersama kuasa hukumnya usai sidang di Ruang Candra, PN Surabaya, Jawa Timur, Kamis, (23/5/2019).

TRIBUNWOW.COM - Pendakwah Sugi Nur Raharja alias Gus Nur ditangkap di kediamannya di Sawojajar, Pakis, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (24/10/2020) tengah malam.

Sang anak, Muhammad Munjiat, kemudian mengungkapkan kronologi penangkapan Gus Nur dalam kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Nadhlatul Ulama (NU) tersebut.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Kabar Petang di TvOne, Minggu (25/10/2020).

Putra Gus Nur, Muhammad Munjiat, mengungkapkan kronologi penangkapan ayahnya, dalam Kabar Petang, Minggu (25/10/2020). (Capture YouTube Apa Kabar Indonesia TvOne)

Baca juga: Nilai Penangkapan Gus Nur Tak Adil, Pengacara Ungkit Pernah Laporkan Hal yang Sama: Disebut Gadungan

"Kronologinya terjadi sekitar pukul 12.00 malam. Sebelum itu Gus Nur dan saya ada mengisi acara maulid nabi di daerah Malang," papar Munjiat.

Malam itu Gus Nur dan Munjiat sampai rumah sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat beristirahat, datang sejumlah mobil di depan rumah Gus Nur.

Munjiat langsung merasa kejanggalan karena merasa sekelompok orang ini bukan layaknya tamu.

"Sebentar bincang-bincang, langsung datang beberapa mobil, sekitar 4 atau 5 mobil parkir di depan rumah," kata Munjiat.

"Kalau dari gerakan tubuhnya bukan kayak tamu biasa mau bertamu, tapi tetap saya buka gerbang," lanjutnya.

Munjiat mengaku sempat menanyakan keperluan rombongan orang tersebut.

Ia lalu mempersilakan mereka masuk sembari menunggu Gus Nur.

"Saya tanya, 'Dari mana, Mas?'. (Dijawab) 'Dari Jakarta'. Masnya saya suruh duduk di tempat depan, enggak mau, maunya tetep berdiri di depan pintu," jelasnya.

Baca juga: Kata Polisi soal Penangkapan Gus Nur, Sebut karena Laporan dari NU Pusat dan Wilayah

Setelah Gus Nur muncul, rombongan orang tersebut masuk.

Munjiat menuturkan saat itu tidak ada penjelasan terkait alasan kedatangan mereka dan keperluan apa dengan Gus Nur.

"Di situ Gus Nur menerima beliau, mereka semua masuk. Lima mobil kurang lebih ada 30 orang masuk ke dalam, duduk di ruang tamu," kata Munjiat.

Halaman
123