Terkini Daerah

7 Fakta Pengantar Galon Air Dibunuh Pelanggan: Warga Hanya Bisa Nonton hingga Pelaku Dikenal Emosian

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jasad Marcel, pria yang dibunuh oleh pelanggannya di Jalan Daeng Tata 1, Kecamatan Tamalate, Makassar saat hendak dibawa tim Inafis Polrestabes Makassar, Senin (14/9/2020)

6. Sosok Korban

Marcel dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah.

Pria asal Manggarai, NTT itu juga dikenal jarang memiliki masalah.

"Baik sekali itu, anak (Marcel) kasihan. Tiap kali lewat antar galon pasti menyapa, ramah memang orangnya murah senyum," kata seorang warga Syamsuddin (41).

• Emosi Gara-gara Galon Air, Pengakuan Pelanggan yang Tikam Tukang Galon hingga Tewas: Sudah 4 Hari

Korban sendiri dalam dua tahun terakhir mengontrak di di Jl Bontoduri.

Sedangkan ibu-ibu yang sempat melihat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Tim Inafis Polrestabes Makassar berceletuk merasa kasihan pada korban.

"Kodong (kasihan) baikanya mamo itu pengantar galon kasihan, kenapa sampai dikasih begitu," ujar seorang ibu.

7. Sosok Pelaku

Berbeda dengan korban, SB dikenal para tetangga sebagai orang yang tertutup.

Pelaku juga jarang berkumpul dengan warga sekitar.

"Memang agak tertutup orangnya itu (Sul), jarang keluar gabung-gabung sama warga," jelas warga.

Meski demikian, warga menduga SB sosok yang temperamental.

Pasalnya, sebelumnya ia juga pernah memukul seorang sales.

"Pernah ada sales kodong, lewat dia (Sul) panggil baru napukul. Mungkin agak tempramen juga," lanjutnya.

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

Artikel ini diolah dari Tribun Timur dan Kompas.com  dengan  judul Tinggalkan Istri dan Seorang Anak, Begini Sosok Pengantar Galon yang Tewas Ditikam di Jl Dg TataPelaku Penikaman Terhadap Pengantar Galon di Jl Dg Tata 1 Makassar DitangkapTikam Pengantar Galon Hingga Tewas di Jl Dg Tata Makassar, Sul Terancam 20 Tahun Penjara Kronologi Pengantar Galon Tewas Ditikam Pelanggan, Berawal dari Pesanan yang Tak Diantar dan Pengakuan Pelaku Penikaman Pengantar Air Galon hingga Tewas di Makassar