Terkini Daerah

7 Fakta Pengantar Galon Air Dibunuh Pelanggan: Warga Hanya Bisa Nonton hingga Pelaku Dikenal Emosian

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jasad Marcel, pria yang dibunuh oleh pelanggannya di Jalan Daeng Tata 1, Kecamatan Tamalate, Makassar saat hendak dibawa tim Inafis Polrestabes Makassar, Senin (14/9/2020)

2. Korban Sempat Coba Selamatkan Diri

Ramli menjelaskan, sebenarnya korban sempat mencoba untuk menyelamatkan diri dari SB.

Namun di tengah jalan, Marcel terjatuh dan meninggal dunia.

"Nggak (tidak) sempat berkelahi langsung ditikam saja. Satu saja pelaku, langsung ditikam dari belakang kemudian (korban) lari langsung terumpas di jalan karena mungkin kehabisan darah atau tenaganya habis sehingga di jalan tergeletak," tuturnya seperti dikutip dari Tribun Timur.

3. Pelaku Ngaku Wartawan

Dalam mengungkap kasus ini, polisi memeriksa CCTV dan keterangan para saksi.

Sehingga tak butuh waktu lama bagi polisi menangkap SB.

"Kurang dari 10 menit pelaku (Syamsul Bahri) berhasil ditangkap berkat adanya rekaman CCTV dan beberapa informan-informan kami yang ada di sekitar lokasi ini," kata Ramli

• Ini Pengakuan AA yang Tusuk Syekh Ali Jaber saat Berdakwah di Lampung, Polisi: Bawa Pisau dari Rumah

"Motor korban ada di rumah pelaku karena diambil. Tapi itulah jelinya anggota sehingga kecurigaan anggota benar ternyata diambil dan pelaku mengakui kalau memang dia menikam korban," kata Ramli.

Ramli menuturkan, pelaku sempat mengaku sebagai wartawan saat hendak ditangkap.

Polisi juga menemukan kartu pengenal anggota saat mencari barang bukti senjata yang digunakan untuk menikam Marcel.

Kini sebilah badik itu sudah diamankan oleh polisi.

Akibat perbuatannya itu, SB terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"Kita terapkan pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana) dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara," kata Ramli. 

4. Warga Hanya Bisa Menonton

Halaman
1234