TRIBUNWOW.COM - Mantan istri Kajati Jawa Barat Joko Budiharjo, Indri, mengungkapkan rasa sakit hatinya saat rumah tangganya diganggu orang ketiga, Jaksa Pinangki Sirna Malasari.
Dilansir TribunWow.com, hal itu terungkap dalam tayangan Fakta di TvOne, Senin (7/9/2020).
Diketahui sebelumnya Pinangki menjadi tersangka penerima suap yang ikut terlibat dalam kasus pengalihan hak tagih Bank Bali dengan tersangka Djoko Tjandra.
• Tegaskan Kejagung Harus Limpahkan Kasus Pinangki, MAKI: Seburuk Apapun KPK, Masyarakat Percaya
Jaksa yang bekerja di bagian Biro Perencanaan ini kemudian diketahui pernah menjadi istri kedua Joko Budiharjo.
Indri menyebut bahwa hubungan Pinangki adalah hasil perselingkuhan dengan Joko.
Ia mengecam Pinangki yang telah menjadi wanita idaman lain (WIL) dalam rumah tangganya.
"Jangan sampai kita jadi pelakor ya, mengganggu rumah tangga orang," pesan Indri.
Indri mengaku perasaannya sakit hati saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan istri muda tersebut.
Diketahui prahara itu terjadi pada 1999.
"Akibatnya itu dia. Saya sendiri sakit, ya bagaimana lah, perasaan kita sebagai wanita. Hancur lah, sekian puluh tahun jadi pendamping," papar Indri.
"Kita tahu bagaimana istri muda itu pasti lebih butuh kedekatan, lebih dibanggakan. Lebih baik saya mengalah saja," lanjutnya.
Ia menilai akibat tindakan itu pasti akan kembali ke pribadi masing-masing yang melakukannya.
Indri menuturkan ia telah mengamankan sejumlah harta gono-gini dari mendiang suaminya agar tidak diklaim Pinangki.
"Enggak ada, saya cuma ambil rumah satu di Jakarta yang saya tempat ini. Jangan sampai ke tangan dia. Kalau yang lain saya enggak kena," terangnya.
• Pengakuan Indri, Mantan Istri Kajati yang Suaminya Direbut Pinangki: Butuh Biaya Sekolah Aja Dia
"Rumah saya di Jakarta ini jangan sampai diambil dia. Saya juga lagi mengurus, siapa tahu takutnya diaku harta kekayaan dia," tegas Indri.