Terkini Nasional

Megawati Sebut Banyak Anggota KAMI Ingin Jadi Presiden, Refly Harun: Dilihat Potongannya Paling Dua

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun memberikan tanggapan terkait tudingan dari Ketua Umum Partai PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri soal Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) disebut memiliki ambisi di Pilpres 2024.

Dirinya pun menyimpulkan bahwa pemerintahan sudah selayaknya bersifat otoriter.

Lantaran menyiptakan lawan untuk menentang yang menentang pemerintahan.

• Refly Harun Justru Singgung Sikap Erick Thohir saat Jawab Kritik Ruhut soal Kontribusinya di BUMN

"Lalu kenapa kita harus berbenturan? Justru kalau misalnya dibenturkan itu menunjukkan bahwa perilaku negara itu kayak negara otoriter, jadi negara otoriter itu kalau ada kelompok sipil yang kuat, maka dia akan ciptakan kelompok sipil lainnya agar saling berantem," ungkapnya.

Lebih lanjut, Refly Harun menegaskan bahwa gerakan KAMI tidak mempunyai urusan dengan KITA, melainkan urusannya adalah dengan pemerintah yang sedang berkuasa.

Oleh karenanya, ia berharap nantinya KITA justru menjadi penghalang tujuan dari KAMI yang sebelumnya sudah memberikan 8 poin tuntutan supaya dipenuhi oleh pemerintah.

"Kan KAMI enggak ada urusan dengan KITA. Silakan KITA mendeklasrasikan diri dengan visi dan misinya masing-masing dan tidak perlu saling menganggu," terangnya.

"Walaupun narasi-narasi yang diciptakan Kak Maman dalam dua kali bertemu saya, narasi yang menyudutkan, sama seperti Ruhut juga," kata Refly Harun.

"Karena yang kita address itu pemerintah, bukan kelompok KITA dan di situ semuanya menginginkan pemerintah penyelenggara negara itu menjalankan fungsinya sebaik-baiknya," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 14.57

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)