"Lima kali mengenai punggung dan kepala. Ada satu di punggung dan dua di wajah kepala. Ini mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Nana.
Lalu, DM dan S langsung melarikan diri dan berkumpul ke rumah NL untuk menerima upah.
Delapan hari kemudian pada 21 Agustus 2020, polisi akhirnya berhasil menangkap mereka semuanya.
Mereka ditangkap di daerah yang berbeda-beda.
“Delapan orang ditangkap di Lampung, satu orang ditangkap di Cibubur, kemudian dua orang ditangkap di wilayah Jawa Timur," lanjutnya. (TribunWow.com/Mariah Gipty)
Artikel ini diolah dari Warta Kota dengan judul Oknum Wartawan Otak Dibalik Pembunuhan Bos Ekpedisi Pelayaran dari Beli Senjata Sampai Eksekutor dan Kompas.com dengan judul Pembunuhan Sugianto di Kelapa Gading Bermotif Sakit Hati Seorang Karyawati