Tips Kesehatan

8 Cara Alami Mengatasi Kudis, Bisa Pakai Bahan Rumahan seperti Lidah Buaya hingga Biji Adas

Penulis: Laila N
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Kudis. Kudis menyebabkan gejala seperti gatal parah, ruam, dan benjolan merah di kulit, begini cara mengatasinya.

TRIBUNWOW.COM - Kudis atau scabies adalah infeksi kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei var. hominis, tungau kecil yang menggali ke dalam lapisan atas kulit tempat tinggalnya dan bertelur.

Ini menyebabkan gejala seperti gatal parah, ruam, dan benjolan merah di kulit.

Siapa pun dapat terkena scabies dan penyakit ini biasanya menyebar melalui kontak langsung, kulit ke kulit dengan orang yang terinfeksi.

7 Cara Alami Mengobati Sinus, Pakai Uap, Minyak Kayu Putih, hingga Cuka Sari Apel

Tungau kudis dapat hidup di mana saja pada tubuh, tetapi mereka kebanyakan ditemukan di siku, ketiak, alat kelamin, payudara atau di antara jari-jari.

Sebagian besar penderita kudis hanya membawa 10-15 tungau, tetapi dalam kasus kudis berkrusta, yang merupakan bentuk scabies yang langka, orang terinfeksi dengan sejumlah besar tungau (hingga dua juta).

Meskipun, kudis biasanya dirawat dengan bantuan obat-obatan yang membunuh tungau dan telur, tetapi beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pengobatan alami tertentu dapat membantu menghilangkan scabies.

Seperti yang dilansir TribunWow.com dari boldsky berikut ini:

1. Neem

Mimba (neem) mengandung sifat anti-inflamasi, antibakteri, antivirus dan antijamur.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Transactions of Royal Society of Tropical Medicine and Hygiene menunjukkan aktivitas acaricidal (mampu membunuh tungau) mimba terhadap tungau kudis.

Studi lain menunjukkan bahwa pasta mimba dan kunyit digunakan untuk pengobatan scabies pada 814 orang.

Dalam 97 persen kasus, orang disembuhkan dalam 3-15 hari.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi kemanjurannya.

2. Minyak pohon teh

Minyak pohon teh memiliki sifat anti-inflamasi, antibakteri, antimikroba, akaratidal, dan antipruritik (mengurangi rasa gatal), yang telah digunakan sebagai pengobatan topikal yang efektif untuk kudis.

Halaman
123