Terkini Daerah

Kronologi Kematian Bayi yang Jasadnya Diseret Anjing, Sempat Dimasukkan Tas Kerja oleh sang Ibu

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Hendria Lesmana, didampingi Kasatreskrim, AKP Siswo De Cuellar Tarigan, memperlihatkan barang bukti kasus pembuangan bayi, Kamis (16/7/2020).

TRIBUNWOW.COM - Penemuan jasad bayi yang sedang digigit dan diseret seekor anjing, Selasa (14/7/2020) membuat heboh warga Desa Cibungur, Tasikmalaya.

Jasad bayi yang tengah diseret itu dilihat seorang pemburu sebelum dia mengusir anjing tersebut lantas melaporkannya kepada warga.

Selang sehari, polisi akhirnya mengamankan seorang perempuan, AN yang ternyata ibu dari bayi malang tersebut.

• 10 Orang Ibu Tusuk dan Adang Kapolsek, Miliki Peranan Berbeda, Kini Semua Diancam Pasal Berlapis

Namun, sebelum ditemukan oleh anjing, bayi tersebut ternyata sempat dimasukkan ke koper.

Diketahui, AN melahirkan tanpa bantuan siapapun lantas membiarkan bayi yang dilahirkannya meninggal.

Dia kemudian menguburkan bayi tersebut di Hutan Cibungur, Tasikmalaya.

Diketahui bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya dengan sang pacar.

KS (22), kekasih dari AN, akhirnya diamankan Polres Tasikmalaya.

Tersangka AN (20), tersangka pembuang bayi yang mayatnya ditemukan tengah digigit seekor anjing. (TribunJabar.id/Firman Suryaman)

Sebelumnya, AN (20), ditangkap polisi lantaran tega membuang bayi yang dilahirkannya.

Nahasnya, bayi tersebut kemudian ditemukan tengah digigit anjing di hutan di Desa Cibungur, Kecamatan Parungonteng, Kabupaten Tasikmalaya oleh warga yang sedang berburu, Selasa (14/7/2020) siang.

Adapun KS ternyata adalah warga Desa Cibungur.

Saat ini, dia sudah diamankan di Mapolres.

Kendati demikian, KS masih berstatus sebagai saksi.

• Pengakuan Novel Baswedan yang Sudah Tahu Penyiramnya Divonis Tak Lebih dari 2 Tahun: Banyak Sumber

Sejumlah petugas Kamar Mayat RSU dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, menunggu di luar selama proses autopsi mayat bayi, Kamis (16/7/2020) sore. (Tribun Jabar/Firman Suryaman)

 

Kapolres Tasikmalaya AKBP Hendria Lesamana mengatakan, pihaknya masih terus memeriksa KS.

"Sejauh mana keterlibatan KS serta apakah ia akan dijadikan tersangka tidaknya, juga menunggu hasil autopsi terhadap jasad bayi malang itu," kata Kapolres, di Mapolres Tasikmalaya, Kamis (16/7/2020).

AN dan KS ternyata sudah lama pacaran.

Sampai akhirnya terjadi hubungan badan.

Halaman
123