"Biasa-biasa saja ya artinya threshold, terus nanti KPU secara rutin nanya persiapan segala macam," lanjut Rocky.
Rocky mengatakan baginya pemilihan presiden secara extraordinary penting untuk meningkatkan sistem politik di Indonesia.
"Saya kira kita mesti keluar dari situ, karena itu yang membuat politik itu menjadi tidak bergairah kalau yang tidak dilakukan secara extraordinary," tandasnya.
• Prabowo Subianto Unggul di Survei Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Terlalu Dini untuk Jajak Pendapat
Simak video selengkapnya mulai menit awal:
Refly Harun Jawab soal Keinginan Ikut di 2024
Sebelumnya diberitakan, Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menjawab sejumlah pertanyaan warganet dalam akun Instagram-nya.
Dilansir TribunWow.com, satu di antara pertanyaan itu yakni soal kesediaannya mencalonkan diri di Pilpres 2024.
Terkait hal itu, Refly Harun secara gamblang mengaku bersedia maju di Pilpres 2024 mendatang.
Namun, ada sejumlah hal yang perlu dicapainya sebelum diizinkan mencalonkan diri sebagai calon presiden.
Hal itu disampaikannya melalui kanal YouTube Refly Harun, Senin (11/5/2020).
"Jawabannya bersedia (maju di Pilpres 2024)," ucapnya tertawa.
Meskipun berminat, Refly mengaku cukup tahu diri.
Menurut Refly, mustahil bisa maju di Pilpres 2024 jika tak banyak orang yang menjagokannya.
"Bersedia kalau survei saya tertinggi, kalau enggak ada pendukungnya masa saya nekat, tahu diri ya," jelas Refly.
"Kalau surveinya rangking satu ya mau, tapi kalau disebut saja enggak kita harus tahu diri."