"Untuk sakit perut itu bekas operasi usus buntu dua tahun lalu. Yang lain mungkin juga dikarenakan hal lain, karena pada saat itu yang bersangkutan memberontak," imbuhnya.
Namun demikian, pihaknya mengaku sudah membantu proses pengobatan terhadap korban.
Pihak keluarga sendiri, dikatakan dia, sudah menyerahkan sepenuhnya kasus itu kepada Polres Merangin untuk proses lebih lanjut. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Polisi Salah Tangkap, Korban Dituduh Curi Motor hingga 6 Hari Dirawat di RS karena Babak Belur"