TRIBUNWOW.COM - Satu dari asisten rumah tangga (ART) Russ Medlin, Nurbaiti, mengaku kerap merasa cemas lantaran kelakuan mantan majikannya.
Ia selalu takut menjadi korban pelecehan seksual karena mengetahui kesenangan Russ menyewa wanita panggilan yang masih di bawah umur.
Nurbaiti mengatakan bahwa dirinya selalu waspada selama bekerja di rumah kontrakan di Jalan Brawijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tersebut.
• Ternyata Buron FBI, Pria asal Amerika Ditangkap di Indonesia karena Prostitusi Anak, Diduga Pedofil
Dilansir TribunJakarta.com, Rabu (17/6/2020), Nurbaiti mengaku selalu minta ditemani ART lain bila mendapat panggilan dari majikannya tersebut.
Terutama bila panggilan tersebut dilakukan pada malam hari diatas pukul 21.00 WIB.
"Pokoknya kalau dipanggil di atas jam 9 malam datangnya harus berdua. Walaupun yang dipanggil satu orang, datangnya tetap berdua karena takut," kata Nurbaiti.
Bahkan saking cemasnya, ia juga selalu mengunci pintu kamarnya bila akan berangkat tidur.
"Kalau istirahat malam, semua pintu yang mengarah ke kamar dikunci. Takut saja, takut ada yang masuk," imbuhnya.
Ketakutan yang dirasakan Nurbaiti tersebut bukannya tidak beralasan.
Pasalnya, meski baru sepekan bekerja di tempat tersebut, Nurbaiti sudah hafal dengan kebiasaan majikannya yang sering didatangi wanita panggilan.
"Setiap hari. Paling kecil umurnya 15 tahun, paling gede 22 tahun," terang Nurbaiti.
"Mereka kayak jual diri gitu. Saya tahu, cuma saya baru seminggu kerja di sini," lanjutnya.
Para wanita tersebut diduga pekerja seks komersial (PSK) yang disewa Russ.
Mereka biasanya datang selepas sore hari dan pernah ada yang sampai menginap hingga berhari-hari.
"Tergantung, ada yang dari jam 17.00 sampai Isya. Ada yang datang jam 22.00, pulangnya malam. Ada juga yang pernah menginap sampai tiga hari," ungkap Nurbaiti.