Terkini Nasional

Batal Debat Lawan Luhut soal Utang Negara, Rizal Ramli Kesal Tak Diajak Koordinasi: Itu Ngawur

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rizal Ramli saat hadir di acara ILC pada (22/4/2020).

Keputusan Rizal Ramli tersebut dibenarkan oleh Adhie Massardi, ia mengatakan acara debat tersebut nantinya akan dikoordinir oleh rekan-rekan dari ProDem.

"Tidak hadir, karena acara debat Pak RR dengan LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) sudah didesain teman-teman ProDem," ujar Adhie.

Diketahui, acara tersebut digelar atas dasar tantangan Luhut terhadap para pihak yang melontarkan kritikan pada cara pemerintah menangani utang negara.

Luhut mengajak para pengkritik tersebut untuk bertemu tatap muka dan berdiskusi terkait topik tersebut.

Sejumlah tokoh menyanggupi tantangan tersebut, satu di antaranya adalah Rizal Ramli yang meminta agar tim ekonom kabinet Jokowi ikut dihadirkan.

“Awalnya Rizal Ramli tidak setuju. Dia bilang tidak usah diladeni. Tapi, karena ditawarkan oleh promotor dari Prodem, akan berdebat satu paket dengan tim ekonomi Jokowi, termasuk Menkeu Sri Mulyani, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, maka dia (Rizal Ramli) mau,” tutur Adhie.

Rizal Ramli kemudian menyatakan tidak akan mengkritik pemerintah lagi bila nantinya kalah dalam perdebatan.

Namun, bila ia memenangkan diskusi tersebut, Rizal Ramli meminta seluruh kabinet menteri ekonomi era Jokowi mundur dari jabatannya.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi menyebutkan pihaknya meminta hal yang setimpal dari Rizal Ramli.

Ia merasa pertaruhan jabatan para menteri tidak sepadan dengan kesediaan Rizal Ramli untuk tidak lagi mengkritik pemerintah.

"Terus, kalau di sini dituntut mundur, di sana apa yang setimpal? Masa cuma berhenti mengkritik? Harus yang bombastis juga dong," kata Jodi, Rabu (10/6/2020).

Jodi menyebutkan, permintaan Rizal Ramli untuk menghadirkan para menteri terkait ekonomi dari kabinet era Jokowi tersebut tidak akan dipenuhi.

"Ya masa kami juga harus ngaturin semua tuntutannya, ngumpulin satu kabinet, kan pada sibuk. Emangnya enggak ada kerjaan," tambahnya.

Tantang Para Pengkritik Utang Negara

Luhut sebelumnya sempat menyinggung mengenai besaran utang Indonesia terkait penanggulangan pandemi.

Halaman
123