Terkini Internasional

Aksi Penjarahan saat Rusuh di AS Diduga Terorganisir, Pelaku Dibekali HT dan Truk Suplai

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Demonstran di Minneapolis membakar dan menjarah toko-toko pada Kamis malam (28/5/2020), buntut dari kasus pembunuhan George Floyd, pria kulit hitam yang tewas usai lehernya ditahan dengan lutut oleh polisi selama beberapa menit. Floyd sebelumnya ditahan karena dugaan pemakaian uang palsu.

TRIBUNWOW.COM - Kondisi Amerika Serkat saat ini tengah memanas, akibat aksi demonsrasi kematian George Floyd, yang terjadi di puluhan kota.

Penjarahan hingga perusakan berbagai bangunan terjadi saat massa turun ke jalan memprotes kematian pria keturunan Afrika-Amerika itu.

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (1/6/2020), Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago mengungkapkan kondisi terkini dari kerusuhan yang terjadi.

Sosok Pria Bertato Peta Indonesia yang Viral Ikut Rusuh Demo George Floyd di AS, Kini Minta Maaf

KJRI Chicago menyebutkan kondisi WNI tetap baik dan aman.

Meski begitu, kerusuhan masih merebak di wilayah kerja KJRI Chicago dan belum ada tanda-tanda mereda, begitu pun dengan penjarahan yang masih terjadi.

Bahkan ditemukan ada penjarahan terorganisir yang pelakunya dibekali HT dan truk suplai.

Berikut adalah update situasi terkini di Minnesota, Chicago, dan situsasi di negara bagian Midwest AS lainnya yang masuk di wilker KJRI Chicago.

Minnesota

Berbeda dengan unjuk rasa yang memanas pada malam sebelumnya, para demonstran di kota Minneapolis hingga Minggu (31/5/2020) dini hari diberitakan tidak lagi melakukan penjarahan serta pengrusakan properti, dan hanya ditemukan sejumlah kecil aksi pembakaran.

Gubernur Minnesota Tim Walz mengapresiasi peran serta warga untuk turut menjaga toko-toko tidak menjadi korban penjarahan atau pengrusakan sebagaimana aksi sebelumnya.

Gubernur dalam konferensi pers Minggu pagi juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim aparat keamanan, yang merupakan gabungan antara kepolisian lokal dengan lebih kurang 5.025 tentara Garda Nasional, dalam membubarkan massa.

Hingga Minggu dini hari tercatat 100 orang telah ditahan, sebagian besar karena pasal kepemilikan senjata.

Menurut media setempat, dari yang ditangkap 20 persen diketahui berasal dari luar negara bagian Minnesota.

Pada Minggu sore, para pengunjuk rasa kembali berkumpul di lokasi tempat George Floyd ditangkap dan bergerak menuju Minnesota State Capital di kawasan pusat kota Minneapolis.

Massa juga sempat memasuki dan memblokir jalan tol I-94 dan I-35 yang menimbulkan kemacetan panjang.

Halaman
1234