TRIBUNWOW.COM - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyambut gembira penerapan tatanan kehidupan baru atau new normal oleh pemerintah Indonesia dalam pandemi Virus Corona (Covid-19).
Namun dengan catatan, protokol kesehatan harus betul-betul diterapkan.
Ketua Apindo Jawa Tengah, Frans Kongi, mengungkapkan perusahaan bisa menambah shifting untuk mengurangi kerumunan pekerja dan menciptakan physical distancing.
"Perusahaan harus menerapkan protokol kesehatan, kalau masih satu atau dua shift, bisa ditambah sehingga orang tidak berdesak-desakan," ungkapnya kepada Tribunnews.com melalui sambungan telepon, Rabu (27/5/2020).
• Ini 3 Indikator bagi Daerah untuk Terapkan New Normal, soal Jumlah Kasus hingga Layanan Kesehatan
• Jokowi Beri 4 Arahan soal Persiapan Pelaksanaan New Normal, Dicoba Dulu di Beberapa Provinsi
Frans mengungkapkan protokol kesehatan harus ditegakkan secara mutlak oleh perusahaan dan pekerja.
"Physical distancing (harus) benar-benar ada, kesehatan karyawan harus benar-benar dicek," ungkapnya.
Beberapa hal yang harus dilakukan perusahaan menurut Frans ialah melakukan pengecekan suhu tubuh karyawan sebelum masuk kerja.
"Mesti ada disinfektan dan hand sanitizer," ungkapnya.
Jika perusahaan mendapati pegawai yang terindikasi kurang sehat, harus melarangnya masuk.
"Kalau ada yang meragukan karyawan itu tidak boleh masuk, kita minta untuk periksa diri, upahnya tetap kita bayar tapi tidak usah masuk," ungkap Frans.
Apabila seorang pegawai kurang sehat, Frans menyebut saran dan arahan petugas medis harus diikuti.
"Misal disarankan isolasi ya lakukan isolasi, kalau perlu di rumah ya di rumah, kalau harus di rumah sakit ya di rumah sakit," ujar Frans.
Frans menegaskan, berbagai hal tersebut harus diperhatikan dengan benar.
• Soal Protokol Kesehatan New Normal di Sekolah, Menkes Terawan: Supaya Tidak Ada Salah Persepsi
Namun Frans menyebut para pekerja tidak perlu panik.
"Kalau istilah pemerintah berkawan (berdamai) dengan covid, nah di dalam perusahaan kita jangan terlalu takut dan panik," ungkap Frans.
"Tapi kita jaga, jangan sampai kita kena covid," imbuhnya.
Menurut Frans jika berbagai pihak menyepakati dan menjunjung tinggi protokol kesehatan, perekonomian bisa kembali berjalan.