Virus Corona

Kasus Virus Corona di Indonesia Kembali Meningkat meski Sempat Menurun, Begini Penjelasan Pakar

Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan swab test Covid-19 di Pasar Bogor, Selasa (12/5/2020). Seorang pedagang dinyatakan positif Corona setelah mengikuti rapid test Covid-19 massal yang digelar Badan intelijen Negara (BIN) di Pasar Bogor kemarin.

TRIBUNWOW.COM - Penambahan kasus harian kembali meningkat setelah sempat menunjukkan tren penurunan dalam tiga hari berturut-turut.

Data yang dihimpun pemerintah pada Rabu (27/5/2020), ada tambahan 686 kasus baru pasien positif Virus Corona di Indonesia dalam 24 jam terakhir.

Tambahan kasus hari ini membuat grafik penambahan kasus harian kembali meningkat.

Gugus Tugas Keluarkan 3 Indikator bagi Daerah untuk Bisa Terapkan New Normal saat Corona

Sebelumnya, dikutip dari info grafis covid19.go.id, terdapat 949 tambahan kasus positif baru pada Senin, 23 Mei 2020.

Kemudian menurun pada Minggu, 24 Mei dengan 526 kasus baru.

Selanjutnya penambahan kasus kembali turun pada Senin, 25 Mei dengan 479 kasus.

Tren tersebut berlanjut pada hari ini, Selasa 26 Mei dengan tambahan 415 kasus.

Tren penurunan pun terhenti setelah hari ini, Rabu 27 Mei ada penambahan 686 kasus baru dalam 24 jam terakhir.

Maka dari itu kini sudah ada 23.851 kasus pasien positif di Indonesia.

Pasien sembuh bertambah 180 orang, sehingga total kasus sembuh berjumlah 6.057 orang.

Adapun kasus kematian bertambah 55, sehingga total kasus kematian berjumlah 1.473 orang.

Demikian yang disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers siaran langsung Metro TV, Rabu (27/5/2020).

Belum Capai Puncak Wabah

Sementara itu Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Syahrizal Syarif, menyebut menyebut kasus di Indonesia masih fluktuatif.

Ia menyebut Indonesia belum mencapai puncak wabah Virus Corona (Covid-19).

Halaman
123