Tidak hanya itu, Aa Gym lantas menyinggung pengorbanan yang dilakukan oleh para tenaga medis yang sudah berjuang maksimal.
Tanpa memikirkan risiko tinggi untuk tertular.
"Lihat masjid kosong sedih, para dokter, perawat mempertaruhkan nyawa, berjuang, para aparat juga habis-habisan," kata Aa Gym.
"Tetapi kita tidak bisa menjadi orang konyol gara-gara jengkel, kemudian kita bertindak yang sama," tegasnya.
Meski begitu, Aa Gym berharap masyarakat lebih bijak dalam menghadapi permasalahan tersebut.
Dirinya tidak berharap ada timbul rasa kecemburuan karena merasa tempat-tempat publik lainnya sudah dibuka.
Selain itu, jangan sampai kondisi seperti itu justru memancing masyarakat lain untuk melakukan hal yang sama.
• Sebut Wajar Adanya Perubahan Kebijakan yang Dilakukan Jokowi, Ali Ngabalin: Namanya juga Presiden
Dirinya lantas menjelaskan bahwa tujuan berada di rumah bukan semata-mata hanya karena mengikuti aturan PSBB.
Melainkan ada yang jauh lebih baik, yakni mengamalkan sunnah dari Nabi.
Oleh karenanya, dengan tetap berada di rumah maka selain bisa dikatakan tertib namun juga akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.
"Bagi kita diam di rumah itu bukan semata-mata PSBB, tetapi kita mengamalkan sunnah Nabi," jelasnya.
"Dalam Islam menjauhi kemudharatan itu lebih diutamakan daripada yang mendatangkan kemanfaatan."
"Jauhi penyakit lepra seperti kau menjauhi singa."
"Jadi kita di rumah itu adalah ibadah, punya nilai karena Allah," pungkasnya.
• 109 Nakes di Ogan Ilir Dipecat, Bupati Sebut Tuntutannya Mengada-ada: Dalam Militer Itu Desersi
Simak videonya mulai menit ke-3.48:
(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)