TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapakan tiga strategi penanganan Virus Corona di wilayahnya.
Seperti yang diketahui, Ridwan Kamil belum lama ini menyampaikan kabar gembira terkait penurunan jumlah kasus Corona di Jawa Barat.
Dilansir TribunWow.com, tiga strategi itu adalah benteng pencegahan, benteng pelacakan, dan benteng perawatan.
• Ridwan Kamil Izinkan Aktivitas saat Lebaran di Jawa Barat, namun Sesuai dengan Level Setiap Daerah
Hal ini disampaikan Ridwan Kamil dalam tayangan Youtube KompasTV, Sabtu (16/5/2020).
"Dalam menanggulangi Covid di Jawa Barat kita disiplin dalam tiga strategi," ujar Ridwan Kamil.
"Strategi pertama adalah benteng pencegahan, strategi kedua adalah benteng pelacakan dan pengetasan dan benteng yang ketiga adalah benteng perawatan," jelasnya.
Menurut Ridwan Kamil, tiga strategi tersebut telah dilakukan dengan maksimal oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Virus Corona Jawa Barat.
Pada tahap benteng pencegahan yaitu dimulai dengan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Bahkan, Ridwan Kamil sudah menerapkan PSBB untuk seluruh Jawa Barat, meski rencananya tidak lagi berskala provinsi.
Selain itu juga dibarengi dengan aturan larangan mudik, termasuk mejaga protokol kesehatan dengan cara physical distancing dan tetap di rumah.
"Pada benteng pencegahan kita melakukan PSBB, kita melakukan pelarangan mudik, kita menjaga social distancing dan lain sebagainya," ungkapnya.
• Kasus Corona di Jabar Turun, Ridwan Kamil Sebut PSBB Berhasil dan Putuskan Tak Lagi secara Provinsi
Sementara itu untuk benteng pelacakan yakni dilakukan pengetesan secara masif.
Ridwan Kamil juga berupaya untuk terus meningkatkan jumlah pengetesan tiap harinya.
Kemudian untuk benteng perawatan yakni dengan menyediakan fasilitas kesehatan untuk menangani pasien Corona.
"Dan dipelacakan kita melakukan tes masif sebanyak-banyaknya mendekati 0,6 persen dari jumlah penduduk," kata Ridwan Kamil.