TRIBUNWOW.COM - Empat remaja di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan diamankan atas aksinya mengelabui petugas kesehatan.
Mereka diamankan oleh aparat berwenang setelah mengaku-ngaku sebagai orang yang positif terjangkit Virus Corona (Covid-19).
Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Bone Febrianto mengatakan aksi prank para remaja tersebut sempat memicu kepanikan para tenaga medis di sana.
• UPDATE Virus Corona di Indonesia: Bertambah 689 Jiwa, Total Kasus Covid-19 Capai 15.438 Orang
Dikutip dari YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne, Selasa (12/5/2020), awalnya Febrianto menceritakan kronologis aksi prank tersebut.
Ia bercerita sekitar jam tiga dini hari ada empat remaja yang mendatangi sebuah fasilitas kesehatan.
Di sana mereka bercerita mengalami gejala-gejala penderita Covid-19 seperti demam dan pernah kontak langsung dengan positif Covid-19.
Setelah mengeluhkan gejala tersebut, keempat remaja itu diimbau untuk pergi ke sebuah rumah sakit dengan peralatan pemeriksaan yang lengkap.
Sesampainya mereka disana sudah ada tenaga medis yang bersiap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap siaga memeriksa mereka.
"Sesampainya di RS dilakukan pemeriksaan sesuai protokol penanganan Covid-19 dengan APD lengkap," kata Febrianto.
Tenaga medis yang memeriksa tidak menemukan keanehan apapun pada keempat remaja tersebut.
"Setelah ditangani ternyata yang bersangkutan pingsan dan tiba-tiba bangun mengatakan dia baik-baik saja lalu keluar," ujar Febrianto.
Febrianto bercerita remaja yang bersangkutan lalu kembali ke mobil mereka.
Kemudian tiba-tiba seorang remaja naik ke atas mobil dan berteriak 'prank'.
"Di atas mobil dia berteriak prank," ucap Febrianto.
Ia mengatakan aksi para remaja tersebut sempat membuat panik para tenaga medis, lantaran di Bone sendiri sudah ada sejumlah orang yang positif Covid-19.