Virus Corona

Minta Pemerintah Indonesia Beli Remdesivir untuk Virus Corona, Hotman Paris: Cepat Pergi ke Amerika

Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase foto Hotman Paris, diunggah Rabu (28/4/2020).

Pemberitaan tersebut rupanya berasal dari kerusuhan terjadi di Lapas Klas IIB Sorong, Papua Barat, Rabu (22/4/2020) .

Ternyata kerusuhan tersebut berasal dari ratusan narapidana ang mengamuk hingga membakar ban di dalam Lapas Sorong.

"Heboh di medsos, ditulis di sini 'Lapas Sorong Dibakar, Ratusan Napi Cemburu Tak Dapat Asimilasi'," ujar Hotman Paris.

Unggahan Hotman Paris pada Kamis (23/4/2020) (Instagram/@hotmanparisofficial)

 

• Hotman Paris Parno dengan Virus Corona hingga Harus Masukkan Minuman Beralkohol ke Bilik Disinfektan

Tak hanya itu saja, Hotman Paris juga menceritakan kehebohan yang datang dari ibu-ibu rumah tangga.

Rupanya para ibu-ibu rumah tangga merasa resah dengan adanya narapidana yang dibebaskan karena adanya asimilasi.

Ketakutan wanita itu semakin menjadi lantaran para narapidana diduga melakukan tindakan kriminal kembali.

"Heboh juga di medsos, banyak ibu-ibu rumah tangga stres," kata Hotman Paris.

"Katanya diduga yang melakukan pembegalan perampokan itu akhir-akhir ini adalah bekas napi asimilasi yang dikeluarkan oleh menteri," imbuhnya.

Selain itu, pengacara yang kerap memamerkan mobil mewah tersebut juga memberikan sindiran kepada Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laloly.

Hotman Paris mengaku heran dengan keputusan Yasonna Laoly tersebut.

"Heboh lagi di medsos, pada saat seluruh dunia berusaha mengurangi jumlah orang," kata Hotman Paris.

"Malah bapak menteri kita membebaskan dengan asimilasi, 30 lebih napi, bagaimana ini?," imbuhnya.

(TribunWow.com/Khistian TR)