Virus Corona

Akui Tak Mudah Kelola Bansos Corona, Ganjar Pranowo: Bisa Enggak Kami Diberikan Kepercayaan

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan tanggapan terkait banyaknya kabar bantuan sosial terdampak Virus Corona yang tidak tepat sasaran.

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan tanggapan terkait banyaknya kabar soal bantuan sosial masyarakat terdampak Virus Corona yang tidak tepat sasaran.

Dilansir TribunWow.com, Ganjar Pranowo mengakui tidak mudah dalam mengatur penyaluran bantuan sosial tersebut.

Dalam tayangan acara Apa Kabar Indonesia Malam tvOne, Selasa (28/4/2020), Ganjar mengatakan data penerima bantuan sosial sangat dinamis dan terus bergerak.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan tanggapan terkait banyaknya kabar soal bantuan sosial masyarakat terdampak Virus Corona yang tidak tepat sasaran. (Youtube/Talk Show tvOne)

 

Tanggapi Bansos Corona Salah Sasaran, Kemensos Jelaskan Alur Data: Kami Punya Prinsip Efektivitas

Hal itu terjadi seiring dengan bertambahnya masyarakat yang menginginkan bantuan tersebut setiap harinya.

Ganjar pun meminta masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah.

Dirinya juga berharap diberikan kelonggaran dalam mengelola bantuan tersebut.

"Datanya sangat dinamis, bergerak terus menerus, dan ini memang tidak mudah dikelola, saya boleh meminta boleh mengusulkan bisa nggak ya kami diberikan kepercayaan agar kami lebih luwes untuk mengelola," ujar Ganjar.

Ganjar memastikan bahwa pemerintah dalam mengelola bantuan sosial sebisa mungkin untuk selalu mengedepankan akuntabilitas dan bersifat transparan.

Namun karena data terus berkembang menjadi sulit baginya untuk mewujudukan hal itu.

Gubernur asal Karanganyar Jawa Tengah bahkan mengaku pusing mengurusi data yang terus berubah. tidak terkecuali mereka para RT/RW, Kades beserta perangkatnya yang secara langsung menghadapi kondisi tersebut.

Ungkap Alasan Pemotongan Dana BLT, Bupati Banyumas Sebut Ide dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

"Mohon maaf tanpa kami mengabaikan akuntabilitas dan transparansinya, karena data terus berkembang dan terus berubah ini memang membikin RT, RW, Kades dan perangkatnya stres sekarang," kata Ganjar.

"Karena apa, lho ini bantuan pasti enggak cukup kok, wong datanya dinamis dan yang berkeinginan untuk mendapatkan bantuan banyaknya minta ampun, hampir setiap hari tambah," jelasnya.

Oleh karenanya untuk mengantisipasi dan sedikit membantu masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, Ganjar mengaku sudah menyiapkan dana untuk membackup.

Dana tersebut merupakan hasil sumbangan dari beberapa pihak.

"Kita siapkan kita backup sumber yang dari daerah dan kita backup juga kalau Jawa Tengah kami menyiapkan dari Basta, dari Brsar, dari para donatur karena pasti kurang, makanya musti kita dorong," pungkasnya.

Halaman
123