Nursyamsurya tidak bisa membayangkan bulan puasa tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Terlebih dirinya masih akan tetap berurusan dengan jenazah Virus Corona.
Padahal dirinya mengaku ingin sekali Virus Corona bisa berakhir dan dapat melakukan aktivitas normal di bulan Ramadan, termasuk menjalani ibadah Salat Tarawuh dan Salat Idul Fitri.
Maka dari itu, ia meminta dengan sangat kepada masyarakat untuk mengikuti arahan dari pemerintah demi kepentingan semua warga Indonesia.
"Sebentar lagi bulan puasa, ingin terawih berjamaah, ingin idul Fitri, tolong buat masyarakat diam di rumah sebentar saja, 14 hari," harapnya.
"Sebentar lagi kita puasa, minta tolong, kami memakamkan jenazah-jenazah ini udah puluhan, tiap hari."
"Minta tolong kita juga punya keluarga, kita punya tetangga, kita punya kehidupan," pungkasnya.
Simak videonya mulai menit ke-5.10:
Dengar Cerita Suami Perawat yang Jenazahnya Ditolak, Najwa Shihab: Saya Tak Bisa Bayangkan
Joko Wibowo, suami perawat yang jenazahnya ditolak karena positif Virus Corona, mengungkapkan isi hatinya saat tersambung via telepon di acara Mata Najwa, Rabu (15/4/2020).
Dilansir TribunWow.com, Joko Wibowo mengaku sangat terpukul dan kecewa dengan aksi sekelompok warga Ungaran, Jawa Tengah, yang menolak jenazah istrinya.
Kejadian itu pun turut membuat Presenter Najwa Shihab prihatin.
Bahkan, Najwa Shihab mengaku tak mampu membayangkan jika berada di posisi Joko Wibowo dan keluarga.
• Jadi Satu-satunya Penumpang di Pesawat saat Corona, Pria Ini Akhirnya Dipindahkan ke First Class
• Fadli Zon: Saya Heran Kenapa Pemerintah Masih Tarik Ulur Isu Mudik, Masyarakat Dibuat Bingung
Pada kesempatan itu, Joko yang sudah lama tak bertemu dengan sang istri mengaku sangat kecewa terhadap aksi penolakan jenazah positif Virus Corona itu.
"Saya tentunya sangat kecewa saat itu, tapi bagaimana lagi sudah enggak ketemu istri sekian lama," ucap Joko.