Virus Corona

Kemiripan Gaya Pidato Jokowi dan PM Singapura soal Wabah Corona, Percaya akan Kepatuhan Masyarakat

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PM Singapura Lee Hsien Loong (kiri), dan Presiden RI Joko Widodo (kanan)

"Atas nama masyarakat, dan negara, saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya, karena apa yang bapak, ibu, dan saudara-saudara lakukan merupakan pengorbanan yang luar biasa, " ucap Jokowi.

Terakhir Jokowi menyampaikan rasa terima kasih atas masyarakat yang bisa mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah selama wabah Covid-19 berlangsung.

"Karena dengan berada di rumah, kita semua telah berupaya memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19, dan artinya telah menyelamatkan banyak keluarga dari virus ini," tuturnya.

• Setelah DKI Jakarta, Jokowi Ingatkan Daerah Lain untuk Tidak Gusrah-gusruh dalam Menetapkan PSBB

Kita Tidak Sendiri

Selanjutnya Jokowi menyuarakan semangat kepada masyarakat Indonesia agar terus berjuang melawan wabah Covid-19.

"Mari kita terus bersama-sama menangani pandemi ini, bergotong-royong, bersatu padu, karena hanya dengan cara kebersamaan ini, kita akan dapat mengatasinya," kata Jokowi.

Ayah Gibran Rakabuming Raka itu menegaskan bahwa Indonesia tidak berjuang sendiri dalam menghadapi wabah Covid-19.

"Kita tidak sendiri, kita bersama dengan negara-negara lain, yang juga mengalami hal yang sama, untuk bersama mengatasi pandemi ini," katanya.

Dengan pidatonya yang penuh semangat, dan keyakinan, Jokowi kembali meminta kepada masyarakat agar tetap berjuang hingga wabah Covid-19 berlalu.

"Dan tetaplah bersabar, optimis, tetap disiplin berada di rumah," ucap Jokowi.

"Jaga jarak dalam berinteraksi dengan orang lain, hindari kerumunan, rajin mencuci tangan, pakailah masker saat keluar rumah."

"Ketika kedisiplinan kuat itu kita lakukan, Insyallah kita akan kembali pada situasi, dan kondisi normal," lanjutnya.

Jokowi optimis akan tiba saatnya dimana kondisi dapat kembali normal apabila semua pihak saling membantu, dan tetap disiplin.

"Untuk saat ini mari lah kita tetap berada di rumah saja," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit awal:

PM Singapura: Kita Tidak Meninggalkan Siapapun

Halaman
1234