Virus Corona

Media Asal Korea Selatan Soroti Aksi Pocong Jadi-jadian yang Jaga Desa di Purworejo dari Corona

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Cegah Corona, Desa di Purworejo Dijaga Pocong, Viral dan Masuk Berita Korea.

Di laman itu, SBS juga menjelaskan apa itu pocong.

Ini dilakukan untuk memberikan gambaran masyarakat Korea yang membaca berita viral itu.

“Prosedur pemakaman Islam di Indonesia itu adalah dengan membungkus tubuh dari atas sampai bawah dengan selembar kain dan mengikat enam tempat dari kepaa hingga kaki. Tubuh yang diikat itu disebut pocong,” kata SBS.

“Sebelum dimakamkan, petugas pemakaman harus melepas talinya dulu. Jika tidak dilepas, maka jiwa orang yang meninggal itu tak ingin meninggalkan tubuhnya yang sudah dimakamkan dan menjadi gentayangan atau jadi setan,” tulisnya di paragraf berikut.

Di Depan Fadjroel, Sosiolog UI Imam Prasodjo soal Virus Corona: Kita Perlu Jubir-jubir yang Pas

SBS juga menyematkan kutipan dari penulis Bae Dong Soon yang kerap memperhatikan hantu-hantu Indonesia. Ia mengatakan pocong itu adalah hantu Indonesia yang unik.

“(Pocong) itu dianggap bisa teleportasi dan terbang. Orang Indonesia takut dengan pocong. Jadi tampaknya dengan adanya pocong itu, orang-orang itu jadi takut untuk keluar,” katanya.

Mengetahui hal tersebut, banyak warganet Indonesia di Twitter yang cukup kaget namun tergelitik karena pocong yang merupakan hantu lokal bisa debut di Korea Selatan. (Tribunjogja.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Jadi Berita Viral di Korea : Pocong Jaga Desa di Purworejo dari Virus Corona