Virus Corona

Di saat Dunia Masih Perang Lawan Covid-19, Wuhan Kini akan Mulai Cabut Bertahap Kebijakan Lockdown

Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pusat dari wabah Virus Corona (Covid-19), Wuhan, jalanan kota nampak sepi, setelah pemerintah China memberlakukan penutupan kota, Kamis (12/3/2020)

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan pada Senin malam bahwa, "orang hanya akan diizinkan meninggalkan rumah mereka  untuk tujuan yang sangat terbatas".

Larangan itu yaitu, berbelanja untuk kebutuhan dasar, olahraga, memenuhi segala kebutuhan medis, atau bepergian ke tempat kerja jika bekerja dari rumah tidak mungkin.

Jumlah orang yang telah meninggal di Inggris naik menjadi 335, terhitung Senin, 26 Maret lalu.

Di Italia, negara yang paling terpukul di dunia akibat Corona, pihak berwenang mengumumkan 602 orang telah tewas dalam 24 jam terakhir, sehingga total korban tewas di sana menjadi 6.077 orang.

Tetapi, peningkatan kasus harian menjadi yang terkecil sejak Kamis, dan meningkatkan harapan bahwa pembatasan ketat yang diberlakukan oleh pemerintah mulai menunjukan dampaknya.

Spanyol, bagaimanapun, mengatakan Selasa lalu bahwa jumlah kematiannya telah meningkat 514 menjadi 2.696 orang. Hampir 40.000 terinfeksi, sekitar 5.400 di antaranya adalah petugas kesehatan. (BBC)

Artikel ini telah tayang di BBC Indonesia dengan judul "Virus Corona: Wuhan kendurkan ‘lockdown’ saat dunia berperang melawan pandemi Covid-19"