TRIBUNWOW.COM - Wuhan, kota pertama yang terinfeksi Virus Corona Covid-19 kini sudah mulai pulih.
Dikutip dari BBC, Wuhan kini mulai mencabut bertahap kebijakan lockdown pada April 2020 mendatang.
Sebagai langkah awal, larangan perjalanan di seluruh provinsi Hubei, di mana Wuhan berada, akan dicabut mulai tengah malam pada hari Selasa (31/03) mendatang- bagi penduduk yang sehat.
• Fakta Keluarga Buka Kantong Plastik Jenazah PDP Corona di Kolaka, Sempat Bersitegang dengan Pihak RS
Satu kasus virus baru di Wuhan dilaporkan pada hari Selasa (24/3/2020) setelah hampir seminggu tidak ada kasus baru yang muncul.
Langkah China ini dilakukan, sementara negara-negara di seluruh dunia tengah sibuk memerangi Virus Corona dengan melakukan 'lockdown' atau memberlakukan pembatasan yang ketat.
Inggris kini tengah sibuk melawan virus Covid-19 yang kasusnya meningkat tajam dalam beberapa hari belakangan.
Inggris telah mengeluarkan peraturan yang melarang orang bertemu lebih dari dua orang, dan menutup toko-toko yang menjual bukan barang kebutuhan pokok.
Sementara itu, para ahli kesehatan mengatakan warga Amerika harus membatasi interaksi sosial mereka atau jumlah yang terinfeksi akan membanjiri sistem perawatan kesehatan di Amerika Serikat.
Tentara Spanyol yang membantu memerangi pandemi Virus Corona telah menemukan pasien-pasien lanjut usia di panti jompo yang telah ditinggalkan dan dalam beberapa kasus, ada dari mereka yang meninggal di tempat tidur, kata Kementerian Pertahanan Spanyol.
Gelanggang es di Madrid, Spanyol, digunakan sebagai kamar mayat sementara untuk korban Covid-19 akibat meningkat tajamnya jumlah korban meninggal dunia.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan peringatan bahwa pandemi Covid-19 akan semakin cepat menyebar, dengan lebih dari 300.000 kasus yang telah terkonfirmasi.
WHO pun mendesak negara-negara untuk mengadopsi pengujian yang ketat dan strategi pelacakan kontak guna menekan penyebaran Virus Corona.
Kota Wuhan telah ditutup dari seluruh dunia sejak pertengahan Januari lalu. Namun, para pejabat kini mengatakan siapa pun yang memiliki kode 'hijau' pada aplikasi kesehatan di ponsel mereka dizinkan untuk meninggalkan kota itu mulai 8 April mendatang.
Sebelumnya, pihak berwenang melaporkan adanya sebuah kasus baru Virus Corona di Wuhan, mengakhiri lima hari tanpa ada laporan kasus baru yang muncul.
Laporan itu muncul setelah petugas kesehatan mengonfirmasi bahwa mereka tidak menghitung kasus yang positif Corona melainkan yang belum dirawat di rumah sakit atau tidak menunjukkan gejala penyakit.