Banjir di Jakarta

Bahas Banjir, Pengamat Politik Adi Prayitno Malah Singgung Pilpres 2024: Mustahil Tak Sertakan Anies

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengamat Politik Adi Prayitno dalam tayangan YouTube tvOneNews, Kamis (27/2/2020).

"Atau misalnya menambah pompa dan seterusnya, kan itu yang sebenarnya ingin ditantang."

Adi Prayitno menyatakan, dibentuknya Pansus bisa menjadi pemicu Anies Baswedan untuk menunjukkan semua upaya yang sudah dilakukan untuk menangani banjir.

"Nah, makanya ini tugas Pak Anies dan orang di sekitarnya untuk pamer tentang agenda untuk mengantisipasi banjir," kata dia.

"Betul, ini bukti forensik, bukti otentiknya apa yang sudah dilakukan dua tahun ini."

Lebih lanjut, Adi Prayitno justru menyinggung peluang Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.

Ia menyoroti nama Anies Baswedan yang selalu dihubungkan dengan Pilpres 2024.

"Karena bicara Anies pasti bicara 2024, bicara Pilpres 2024 tidak menyertakan Anies suatu hal yang mustahil," sebutnya.

"Kaitan itu ada, tapi yang paling penting setelah Pansus ada ataupun tidak ada, ini tidak ada jaminan banjir di Jakarta akan selesai."

Simak video berikut ini menit ke-0.26:

Ragukan Kinerja Anies Baswedan

Pada kesempatan itu, sebelumnya Rian Ernest blak-blakan mengaku meragukan kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak resmi dilantik.

Dilansir TribunWow.com, Rian Ernest menyebut ada yang keliru dari diri Anies Baswedan saat memimpin Jakarta.

Karena itu, Rian Ernest menyebut pihak DPRD DKI membentuk Panitia Khusus (Pansus) banjir Jakarta.

Pembentukan Pansus Banjir Jakarta itu terkait dengan sejumlah korban tewas akibat banjir sejak awal 2020 lalu.

Mulanya, Rian Ernest mengungkap keraguannya pada kinerja Anies Baswedan.

• Alasan Anies Baswedan Banyak Diam soal Banjir Jakarta: Mengikuti Ritme Itu Repot

Halaman
123