Pemulangan WNI Eks ISIS

Ragukan Keputusan Jokowi soal WNI Eks ISIS, Fadli Zon Ditegur Fadjroel: Jangan Bikin Pernyataan Baru

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden RI Joko Widodo (kiri) dan Politisi Gerindra Fadli Zon (kanan)

TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Presiden RI, Fadjroel Rachman memperingatkan politisi Gerindra Fadli Zon, agar tidak seenaknya menyimpulkan terkait persoalan pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) bekas anggota teroris ISIS.

Fadjroel menegur Fadli Zon yang menyebut WNI eks ISIS masih memiliki peluang untuk pulang.

Dilansir TribunWow.com, di acara Mata Najwa, Rabu (13/2/2020), Fadli Zon meyakini keputusan yang diambil oleh pemerintah belum menjadi keputusan final dan masih bisa berubah.

Padahal secara tegas Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan tidak akan memulangkan WNI eks ISIS.

Guru Besar UI Kena Tegur Fadli Zon saat Bahas Risiko Pulangkan Anak WNI Eks ISIS: Jangan Berandai

Mulanya,Fadli Zon mengulas pernyataan Fadjroel yang menyebut kasus WNI eks ISIS sama seperti kasus WNI terdampak Virus Corona di China.

"Mungkin kalau kasus Virus Corona dengan ini berbeda, tidak bisa diperbandingkan, sulit untuk dibandingkan," jelasnya.

"Menurut saya, kita harus melihat ini dengan jernih, dan saya yakin pemerintah juga pasti akan melihat kasus per kasus nantinya, karena kemarin ada keputusan," tambah Fadli Zon.

Melihat hasil Rapat Terbatas (Ratas) yang dilakukan pemerintah soal isu WNI eks ISIS, ia percaya WNI eks ISIS masih memiliki kesempatan untuk pulang.

"Artinya dari hasil rapat terbatas itu juga banyak masukan-masukan, mungkin akan ada evaluasi juga terhadap perkembangan yang ada," ujar Fadli Zon.

"Saya yakin ini bukan suatu hal yang final, pasti ada fleksibel."

"Baru satu hari saja ada fleksibilitas, misalnya di bawah 10 tahun (pemulangan anak-anak di bawah umur 10 tahun)," lanjutnya.

Fadjroel langsung mengoreksi pernyataan Fadli Zon.

Ia meminta Fadli Zon tidak beropini sendiri terkait keputusan pemerintah yang sudah yakin tidak akan memulangkan WNI eks ISIS.

"Anda jangan bikin pernyataan-pernyataan baru dong," ucap Fadjroel.

Fadli Zon mengatakan pemerintah perlu mempertimbangkan lagi WNI eks ISIS dari sisi kemanusiaan.

"Artinya selektif, dan selektif itu menurut saya sebuah kemajuan," kata Fadli Zon.

Halaman
1234