Kabinet Jokowi

Erick Thohir Dituding Dapat Untung dalam Kasus Jiwasraya, Luhut Bongkar Percakapan Keduanya

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Luhut Binsar Pandjaitan menjawab soal tudingan Kasus Jiwasraya yang justru merugikan Menteri BUMN, Erick Thohir Rabu (29/1/2020)

Selain itu, Luhut juga membongkar percakapannya dengan Erick Thohir terkait Jiwasraya.

Erick Thohir dikatakan akan terbuka untuk menangani masalah Jiwasraya.

"Saya tanya Erick, gimana Rick? 'Sudah Pak kita selesaikan semua kita buka semua' jadi yang salah itu di mana?."

"Musti gimana menyelesaikan saya kan pernah pengusaha," ungkapnya.

Luhut Pandjaitan Mengaku Sangat Sedih soal Kasus Asabri: Memang Kelihatan Ada Permainan di Situ

Lalu, Luhut membeberkan langkah-langkah pemerintah dalam menangani kasus Jiwasraya.

"Caranya kan bedah masalah, kemudian dilihat masalahnya, direstratering, auditnya sudah ada pasti ga bisa lari," pungkasnya.

Lihat videonya sejak menit awal:

Dapat Kritikan, Mahfud MD Singgung Masalah Jiwasraya

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD sempat menyinggung masalah Jiwasraya.

Hal itu diungkapkan Mahfud MD saat mendapat kritikan dari Pakar Tata Hukum Negara, Bivitri Susanti di acara Mata Najwa Trans 7 pada Rabu (29/1/2020).

Bivitri Susanti memberikan nilai di bawah lima terkait masalah hukum selama 100 hari Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

• Soal Tragedi Semanggi, Mahfud MD: Belum Ada Putusan Pelanggaran HAM Berat atau Bukan

"Saya ingin Anda menyambung ke soal drama ini ke soal bagaimana melihat proses penegakan hukum selama 100 hari ini, tadi catatan Anda nilainya berapa?" tanya Najwa Shihab.

"Wah berat ya untuk kalau dikasih nilai, saya kira masih di bawah lima," jawab Bivitri,

Bivitri memberi nilai demikian lantaran merasa KPK kini semakin lemah akibat direvisi.

Hal itu dibuktikan dengan sulitnya mengejar Politisi PDIP, Harun Masiku dan sulitnya penggeledahan Kantor DPP PDIP.

Halaman
1234