TRIBUNWOW.COM - Korban Keraton Agung Sejagat, Setyo Eko Pratolo mengungkap motifnya bergabung dalam kerajaan yang dipimpin oleh Totok Santosa itu.
Dilansir TribunWow.com, Setyo Eko bahkan mengaku telah mengeluarkan banyak uang untuk menjadi anggota Keraton Agung Sejagat.
Pria yang berprofesi sebagai perangkat desa itu mengaku diming-imingi bayaran yang cukup besar jika mau menjadi anggota Keraton Agung Sejagat.
Hal itu disampaikannya melalui tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (21/1/2020).
• Buka Suara soal Ratu Keraton Agung Sejagat, Ari Tarigan Malah Ditegur Karni Ilyas, Lihat Reaksinya
• Menyesal Pernah Gabung Keraton Agung Sejagat, Korban Ungkap Kini Miliki Utang hingga Dimarahi Istri
Mulanya, Setyo Eko mengaku menjadi pengikut Keraton Agung Sejagat karena faktor ekonomi.
"Kenapa bisa tertarik ikut itu?" tanya Presenter Karni Ilyas.
"Itu awalnya karena ekonomi," jawab Setyo Eko.
Ia menyatakan, kala itu penghasilan yang diperoleh dari pekerjannya sangat sedikit.
Untuk itu, Setyo Eko memutuskan untuk menjadi pengikut Keraton Agung Sejagat.
"Waktu saya menjabat perangkat dulu kan untuk honornya itu minim sekali," ujar Setyo Eko.
Pernyataan Setyo Eko itu pun langsung ditimpali pertanyaan Karni Ilyas.
"Lha Pak Eko dijanjikan apa kalau ikut bersama beliau?," tanya Karni Ilyas.
Menurut Setyo Eko, kala itu dirinya diiming-imingi dengan bayaran dalam kurs dolar.
"Kalau dari awal tapi dengan janji-janjinya kalau nanti bisa berjalan akan mendapat gaji kursnya dolar," kata Setyo Eko.
Lantas, ia menyebut bayaran yang diterima berbeda setiap tingkatan.
• Sudjiwo Tedjo Kritik Para Narasumber ILC yang Tertawa Dengar Petinggi Sunda Empire: Saya Sayangkan