Dewan Pengawas KPK

Jelaskan Komitmen Jokowi untuk KPK, Dini Purwono: Bukan Pilih Orang Keras Kepala seperti 5 Dewas Itu

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Dini Purwono, menjelaskan komitmen tinggi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberantas korupsi.

Feri menamahkan, seharusnya juga sudah menjadi konsekuiensi untuk menjadi Pimpinan KPK harus rela melepas jabatan sebelumnya.

"Dari awal sudah disarankan untuk berhenti, dan mestinya Presiden sudah memperintahkan Pak Firli untuk berhenti, karena Pak Firli adalah bawahan dari Presiden," jelasnya.

"Maksutnya kalau dia mau masuk kepada KPK, dari awal dong berhentiin dia."

"Tapi itu tidak dilakukan Presiden," imbuhnya.

Mendengar pernyataan dari Feri Amsari, Hendrawan kembali memberikan jawaban.

Hendrawan menjelaskan jika hal tersebut sedang dibicarakan oleh Dewas KPK dan untuk mempertimbangkan kode etik.

Oleh karenanya, dirinya meminta semua pihak untuk bersabar.

"Semua ada prosedurnya, itu sebabnya kenapa Dewas mengatakan mereka akan membicarakan kembali kode etik yang ada," kata Hendrawan.

"Jadi sabar dulu, jangan semua over night," tutupnya.

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)