Terkini Daerah

4 Fakta Kasus Pencabulan Husein Alatas, Hipnotis Korbannya hingga Miliki Tato Wanita Telanjang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus didampingi Wadireskrimum Polda Metro Jaya AKBP Dedi Murti menggelar konpers kasus pencabulan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (20/12/2019).

TRIBUNWOW.COM - Ahli pengobatan alternatif yang juga dikenal sebagai pendakwah, Husein Alatas (39) alias AH dibekuk aparat Polda Metro Jaya pada 16 Desember 2019.

Husein Alatas ditangkap atas kasus pecabulan terhadap seorang wanita yang tak lain adalah pasien di tempat pengobatan alternatif miliknya.

Pada  Jumat (20/12/2019), Polda Metro Jaya pun menggelar jumpa pers dan mengungkap sejumlah fakta terkait kasus pencabulan yang melibatkan Husein Alatas.

 

Selundupkan Gawai ke Lapas, Napi Ini Lakukan Pencabulan pada Anak-anak via Medsos

Sempat akan Kabur, Pelaku Pencabulan Adik Kandung Berhasil Ditangkap, Akui Sering Setubuhi Korban

Berikut sejumlah fakta kasus pencabulan Husein Alatas yang dirangkunm TribunWow.com, Sabtu (21/12/2019):

1. Bermula dari Rasa Tertarik

Husein Alatas selama ini dikenal sebagai ahli pengobatan alternatif dan juga pendakwah.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (20/12/2019), pencabulan itu dilakukan Husein Alatas karena adanya rasa tertarik pada korban yang kala itu berobat di tempat pengobatan alternatifnya.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

"Menurut pengakuan (tersangka), dia ada ketertarikan terhadap korban yang melaporkan ini," ucap Yusri, Jumat (20/12/2019).

Menurut Yusri, pencabulan itu terjadi pada 26 November 2019.

Korban yang menderita sakit pendarahan rahim mengaku baru pertama kali mendatangi tempat pengobatan alternatif milih Husein Alatas.

Menurut Yusri, korban mendatangi tempat pengobatan alternatif itu atas rekomendasi dari seorang teman.

"Dia (korban) tahu dari temannya kalau di tempat tersangka bisa ngobatin segala macam penyakit," kata Yusri.

Putrinya Jadi Korban Pencabulan Kakak dan Ayahnya, sang Ibu Mengaku Tak Menemukan Keanehan

2. Korban Dihipnotis

Sebelum melakukan pencabulan, Husein Alatas menghipnotis korban terlebih dulu .

Mulanya, Husein Alatas meminta korban untuk berbaring di sebuah karpet.

Korban juga diminta menghadap ke dinding oleh pelaku.

"Awalnya pelaku menyuruh korban berbaring di atas karpet dengan posisi korban di suruh menghadap ke tembok bagian dalam kamar atau berlawanan dengan pintu," kata Yusri diutip dari WARTAKOTAlive.com, Jumat (20/12/2019).

Lantas, pelaku juga meminta korban menarik napas tiga kali.

Saat itu, pelaku mengucapkan sebuah doa yang membuat korban seketika terhipnotis hingga tak sadarkan diri.

"Teknisnya pelaku mulai melakukan pengobatan dengan cara tangan kanan pelaku memegang dan menekan bagian perut korban sebelah kanan dan tangan kirinya menepuk bahu sebelah kanan korban dua kali," ujar Yusri.

Melihat korban sudah tak sadarkan diri, pelaku pun segera melancarkan aksinya.

Pelaku langsung menutup pintu dan menguncinya agar aksi pencabulan itu tak diketahui orang lain.

Namun, saat pelaku melakukan aksi pecabulan, korban justru terbangun.

Korban pun merasa curiga karena baju terusan yang dikenakannya naik sampai ke paha.

"Dengan spontan korban berontak atau menepis tangan pelaku sambil berteriak ke luar ruangan," kata Yusri.

Husein Alatas (39) alias HA yang berprofesi sebagai ahli pengobatan alternatif dan dikenal sebagai pendakwah dihadirkan saat Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus didampingi Wadireskrimum Polda Metro Jaya AKBP Dedi Murti menggelar konpers kasus pencabulan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (20/12/2019). (WARTAKOTAlive.com/Budi Sam Law Malau)

 

Putrinya Jadi Korban Pencabulan Kakak dan Ayahnya, sang Ibu Mengaku Tak Menemukan Keanehan

3. Dugaan Adanya Korban Lain

Pihak kepolisian pun akan terus melakukan penyelidikan terkait kasus pencabulan yang menjarat Habib Alatas.

Sebab, diduga ada banyak pasien yang dicabuli pelaku.

Kecurigaan polisi itu muncul mengingat tempat praktik pengobatan alternatif milik pelaku sudah beroperasi bertahun-tahun.

"Sebab pelaku sudah tahunan membuka praktik pengobatan alternatif di Setu, Bekasi. Jadi masih kami dalami dugaan ada korban lainnya," ujar Yusri.

Polisi pun mengamankan barang bukti berupa pakaian dalam korban yang dipakai saat kejadian.

4. Tato Wanita Tanpa Busana

Dikenal sebagai ahli pengobatan alternatif dan pendakwah, Husein Alatas justru memiliki tato di lengan kirinya.

Bahkan, tato di tubuh Husein Alatas tersebut bergambarkan wanita tanpa busana.

Dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (20/12/2019) Husein Alatas dihadirkan ke hadapan wartawan.

Di hadapan awak media, aparat kepolisian menunjukkan tato yang dimiliki Husein Alatas.

Seorang kerabat yang kala itu datang di Mapolda Metro Jaya pun mengaku kaget melihat tato wanita telanjang di tubuh Husein Alatas.

"Bertato pula," ucap pria berbaju batik dan memakai peci itu.

Saat jumpa pers, tampak pria itu berkomunikasi dengan Husein Alatas menggunakan bahasa Arab.

Pria itu bahkan memanggil Husen Alatas dengan sebutan Habib.

"Masya Allah, Habib..," ucapnya.

Pada jumpa pers itu, tampak Husein Alatas sudah mengenakan pakaian tahanan dengan tangan terikat borgol.

Ia pun tampak sedih dan pasrah selama jumpa pers berlangsung.

Husein Alatas juga sesekali menunduk dengan pandangan kosong. (TribunWow.com)