"Terutama di sekitar area yang tergigit," imbuhnya.
Arham kemudian memberikan contoh terkait imobilisasi.
"Contoh misalkan saya tergigit di pergelangan tangan atau di atas tangan, semakin banyak sendi yang tidak bergerak semakin baik," kata Arham.
"Jadi kita bisa menggunakan papan, mungkin kalau di rumah susah, kita bisa mencari kardus, kita lipat, kita gulung, kita taruh di bagian bawah dan bagian atas."
Arham juga mengatakan, apabila seseorang bertemu ular berbisa, maka sebaiknya tidak langsung panik.
"Jika kita bertemu dengan ular, kalau kita diam, tidak memprovokasi, ular tidak akan menyerang kita," sambungnya.
• Teror Ular Kobra Resahkan Warga di Sejumlah Daerah di Indonesia, Berikut Daftar Kotanya
Simak tips selengkapnya jika terkena gigitan ular dan cara mencegahnya:
1. Cek di rumah sakit terdekat keberadaan serum bisa anti-ular (sabu).
2. Warga siapkan keset ijuk pada pintu masuk utama dan samping.
Ular tidak takut dengan garam.
3. Taburkan karbol (obat pel) sereh pada setiap lubang saluran air bagian dalam (kamar mandi, tempat cuci piring) dan luar rumah (drainase).
4. Pasang tali ijuk di tembok pembatas antar rumah.
5. Bila bertemu dengan ular lebih baik diam jangan bergerak.
6. Bila terkena gigitan ular (yang berbisa) ikat segera bagian atas dari titik gigitan tersebut sekencangnya.
Lalu segera cari rumah sakit terdekat.